Pep Guardiola merasa terusik dengan komentar Jurgen Klopp yang mengklaim Manchester City bebas belanja pemain karena punya dana tak terbatas.
Pekan lalu, Klopp mengatakan Liverpool punya uang lebih sedikit untuk dibelanjakan pada musim panas ini karena punya pengeluaran untuk anggaran hidup klub dan tidak hidup dalam 'dunia fantasi yang bisa mendapatkan apa pun yang dimau' seperti City.
Guardiola dengan tegas menolak pandangan Klopp tersebut dan jelang pertemuan lawan Liverpool di Community Shield, Minggu (4/8), sang manajer menegaskan The Cityzens sama sekali tidak punya keunggulan atas Liverpool dalam bursa transfer.
"Ya itu [komentar Klopp] menganggu saya karena tidak benar bahwa kami telah menghabiskan £200 juta dalam setiap bursa transfer," tegas Guardiola.
"Juga, mereka Liverpool - 'Anda tidak akan pernah berjalan sendirian' - mereka bukan tim kecil."
"Tentu saja saya tidak menyukainya [komentar Klopp] karena itu tidak benar. Musim lalu kami membelanjakan [dana bersih] £17 juta hanya untuk satu pemain."
"Dua musim lalu ketika saya belanja banyak, itu terjadi karena saya mengambil alih tim dengan 10 atau 11 pemain berusia di atas 30 tahun dan memang harus mengganti mereka."
"Tapi kami tidak bisa menghabiskan £200 juta setiap musim. Contohnya, Liverpool menghabiskan £200 juta musim lalu dan mereka tidak bisa melakukannya lagi musim ini. Bagi kami, itu sama saja."
Jelang musim 2019/20, kampiun Liga Primer Inggris tersebut baru membeli dua pemain, yakni menebus Rodri dari Atletico Madrid serta memulangkan Angelino dari PSV Eindhoven.
"Kami membeli satu pemain musim ini dan kemudian Angelino dengan klausul penebusan kembali. Sekarang ini, klub-klub tidak bisa menghabiskan dana besar setiap musimnya," lanjut Guardiola.
"Apa yang terjadi di Real Madrid dan Barcelona [mengenai belanja besar setiap musim] saya tidak tahu karena saya tidak berada di sana."


