Direktur akademi Barcelona Patrick Kluivert memberi dua pilihan sulit kepada juara bertahan La Liga ini, yaitu merekrut Neymar atau membiarkan Ansu Fati bersinar.
Saga transfer Neymar masih berlanjut setelah direktur klub Eric Abidal baru-baru ini mengisyaratkan kepindahan bintang Paris Saint-Germain itu masih mungkin terjadi. Setelah gagal mendapatkannya musim panas ini, pelatih Ernesto Valverde mengandalkan pemain belia Fati, yang tampil bersinar di awal musim.
Namun, Kluivert menilai kedatangan Neymar, meski dinanti-nantikan fans Blaugrana, bisa mengancam perkembangan pemain muda Fati.
“Anda tak pernah tahu, tapi seperti yang Anda lihat, tidak mudah [merekrut Neymar],” tegas Kluivert kepada RAC1.
“Untuk dua alasan: Qatar, dan juga fakta bahwa jika Anda memboyong Neymar, Anda melemahkan beberapa pemain yang ada di klub ini.
“Ini keputusan yang harus dibuat secara internal. Jika Anda memboyongnya, ia pemain hebat. Tapi Ansu Fati, yang memainkan peran yang sama, Anda melambatkannya, atau pemain lain.
“Apa yang ingin kami lakukan? Itu yang harus kami tanyakan kepada diri sendiri. Apakah kami menginginkan Neymar, apakah kami ingin pemain muda berkembang, atau apakah kami menginginkan kduanya?”
