Barcelona atau Manchester City biasanya menjadi klub idaman pemain yang tengah naik daun, tapi tidak dengan Joao Felix. Penyerang Portugal ini justru memilih hijrah ke Atletico Madrid, meski itu artinya ia menentang saran mantan pelatih di Benfica, Renato Paiva.
Paiva, juru taktik Felix di tim B Benfica, menjadi saksi bagaimana Felix tumbuh dari pemain buangan di Porto menjadi salah satu bintang masa depan.
Atletico termasuk salah satu yang berharap menikmati potensi pemain 19 tahun ini untuk ke depannya, setelah besutan Diego Simeone memenangi persaingan perebutan tanda tangan sang penyerang di musim panas.
Tapi ternyata Los Rojiblancos bukan tim yang masuk dalam pertimbangan Paiva untuk dijadikan pelabuhan berikutnya bagi Felix.
“Ya. Saya katakan Manchester City atau Barcelona,” kata Paiva ketika ditanya The Sportsman apakah ia memberikan saran kepada Felix terkait transfernya.
“Saya bilang City karena Pep Guardiola, atau Barcelona karena cara mereka bermain. Saya pikir karakteristik Joao lebih baik di tipe permainan seperti itu.
“Saya sangat menghormati Atletico Madrid. Tapi ide City saya pikir lebih baik untuk Joao, khususnya dengan Pep.”
