Milan Skriniar Inter 2021-22Getty

Beri Pernyataan Ambigu Soal Milan Skriniar, Beppe Marotta Minta Fans Inter Kalem

Kendati dikabarkan bakal tidak melepas Milan Skriniar setelah gagal mendapatkan Gleison Bremer, CEO Inter Milan Beppe Marotta tidak menutup kemungkinan sang pemain hijrah ke Paris Saint-Germain.

Seperti diketahui, Skriniar awalnya ingin dilepas, karena Inter mau mendatangkan Bremer. Namun mereka disalip Juventus yang mengambil Bremer di tengah negosiasi antara Inter dan PSG.

Selepas insiden memilukan itu, Marotta kini mengeluarkan pernyataan yang menimbulkan tanda tanya mengenai nasib Skriniar pada bursa transfer musim panas ini. Walau menyebut tidak perlu memasukkan Skriniar di bursa transfer, Inter membutuhkan dana untuk keseimbangan finansial.

“Skriniar adalah pemain yang luar biasa, dan belum tentu akan dimasukkan ke dalam bursa, sama sekali tidak,” ujar Marotta saat diwawancara DAZN Italia yang dikutip laman Football Italia.

“Kami memang menjalani komunikasi dalam beberapa pekan terakhir, karena adanya permintaan. Semuanya akan dievaluasi. Tetapi itu adalah bagian dari dinamika normal [di bursa transfer].

“Fans harus kalem, tim masih kompetitif. Kami melihat semangat mereka (fans), cara mereka menaruh kepercayaan pada kami dengan penjualan tiket musiman. Kami tahu suproter tidak ingin melakukan protes, melainkan untuk mengklarifikasi situasi.”

“Kami bilang ke mereka, di satu sisi adalah tanggung jawab kami untuk membangun skuad yang kompetitif, tapi di sisi lain juga sudah menjadi tugas kami untuk melihat keseimbangan keuangan.”

Faktor keseimbangan neraca juga menjadi penyebab Inter gagal mendapatkan Bremer. Hal itu diakui Marotta. Menurut Marotta, situasi seperti itu sering terjadi di bursa transfer ketika ada harga yang lebih tinggi datang.

“Piero Ausilio (direktur olahraga Inter) telah melakukan kerjanya selama berbulan-bulan untuk menyelesaikan ini, dan dia (Bremer) memang pemain bagus,” beber Marotta.

“Kebutuhan kami akan keseimbangan finansial menghalangi kami untuk menyelesaikan kesepakatan. Ketika ada tawaran yang jauh lebih tinggi dari kami, wajar saja klub penjual akan membuat pilihannya, dan begitu juga pemain yang merupakan seorang profesional.”

“Kami membuang kesempatan, tetapi manajemen harus mencoba mengambil jalan yang bisa menghindari hasil negatif. Itu bagian dari permainan.”

Iklan
0