Hojlund-Ten-Hag-Man-UtdGetty/GOAL

Beri Dukungan, Rasmus Hojlund: Erik Ten Hag Manajer Yang Bagus

Di tengah hujan kritikan pedas ditujukan kepada Erik ten Hag, Rasmus Hojlund membela manajer Manchester United itu dengan menegaskan seluruh penggawa Setan Merah memberikan dukungan penuh.

United kembali mendapatkan hasil negatif di Liga Champions setelah menelan kekalahan 4-3 dari FC Copenhagen, Kamis (9/11) dini hari WIB. Secara keseluruhan, United menelan sembilan kekalahan pada musim ini, tiga di antaranya di Liga Champions.

Sebelumnya rumor menyebutkan pemain United terbelah dua antara dengan situasi yang dihadapi Ten Hag. Kendati demikian, Hojlund menegaskan kamar ganti United tetap memberikan dukungan penuh kepada Ten Hag.

Menurut Hojlund, Ten Hag merupakan sosok manajer yang membantu pemain untuk berkembang. Striker asal Denmark ini pun meyakini Ten Hag akan membawa United meraih hasil bagus di masa mendatang.

“Pelatih yang sangat bagus. Dia peduli dengan setiap detail, dan dia banyak membantu saya, memberi saya kepercayaan diri, dan mendukung saya. Saya pikir setiap pemain di ruang ganti mendukungnya,” tegas Hojlund dikutip laman Manchester Evening News.

“Saya berharap ini hanya masalah waktu saja [sebelum United sukses]. 30 menit pertama hari ini (melawan Copenhagen) adalah salah satu sepakbola terbaik yang kami mainkan musim ini.”

Hojlund mencetak dua gol pada menit ketiga dan 28 di pertandingan itu. Ini merupakan yang kedua kalinya saat Hojlund mencetak brace berujung kepada kekalahan United.

“Pertandingan yang spesial bagi saya. Senang rasanya bisa mencetak dua gol, tapi sayang sekali kami mendapat kartu merah, karena kami bermain sangat baik di 20-25 menit pertama. Saat ini, kami membutuhkan sedikit keberuntungan. Kami kehilangan hal-hal kecil,” tutur Hojlund.

“Tentu saja sangat istimewa bagi saya untuk mendengarkan himne FC Copenhagen sebelum pertandingan. Tetapi saya bermain untuk Manchester United, dan itulah tim yang saya harap dapat memenangkan setiap pertandingan.”

“Ini menjengkelkan dan membuat frustrasi [mencetak gol tanpa kemenangan]. Tapi saya tidak bisa berbuat banyak mengenai hal itu. Begitulah sepakbola.”

Iklan
0