Persija JakartaPersija Jakarta

Belum Semua Pemain Persija Jakarta Menunjukkan Kebugaran Maksimal

Persija Jakarta melakukan tes fisik dalam sesi latihan di Lapangan PSAU Halim Perdanakusuma, Sabtu (22/8). Baru sebagian pemain yang menunjukkan kondisi kebugaran maksimal.

Tes fisik tersebut dilakukan dengan metode bleep test. Para pemain diperintakan berlari terus menerus antara dua garis mengikuti ritme suara yang diperdengarkan lewat pengeras.

Tujuan dari tes tersebut untuk mengukur kapasitas kebugaran pemain. Mengingat skuad Macan Kemayoran baru melakukan latihan bersama lima hari setelah rehat karena kompetisi dihentikan sejak Maret lalu.

"Tim pelatih cukup puas dengan sesi latihan kali ini. Sebagian pemain menunjukkan kebugaran maksimal di lapangan. Saya yakin kondisi stamina seluruh pemain akan kembali semula dengan program latihan yang kami jalani," kata asisten pelatih Persija Sudirman dikutip laman resmi klub.

Protokol kesehatan ketat diterapkan selama latihan digelar. Upaya tersebut untuk mencegah pemain Persija dari infeksi virus corona yang penyebarannya masih belum berhenti.

Sebelum menggelar latihan, Rezaldi Hehanussa dan kawan-kawan lebih dulu menjalani swab test. Hasilnya, seluruh pemain yang ambil bagian dalam tes tersebut dinyatakan negatif.

"Alhamdulillah pemain sangat mengerti dan tidak mempermasalahkan karena menjalani protokol kesehatan saat latihan jadi hal yang wajib kondisi saat ini seperti sudah disosialisasikan sebelum latihan. Mereka juga semua taat menjalankannya," ujarnya.

Persija JakartaPersija Jakarta

Persija memutuskan mempromosikan lima pemain mudanya ke tim senior untuk memenuhi regulasi U-20, yang diterapkan dalam lanjutan Liga 1 musim ini. Mereka adalah Sutan Zico, Salman Alfarid, Muhammad Ferrari, Figo Sapta, dan Alfriyanto Nico Saputro.

Klub asal ibu kota tersebut juga kedatangan dua pemain muda asing asal Brasil yakni Thiago Apolina Pereira, dan Maike Henrique Irine De Lima. Kedua pesepakbola tersebut sudah ikut berlatih sejak beberapa hari lalu.

Liga 1 dijadwalkan mulai berlangsung pada 1 Oktober mendatang. Kepastian ini didapatkan usai PT LIB, menerbitkan surat bernomor 244/LIB-COR/VII/2020, yang dikirimkan ke seluruh klub beberapa waktu lalu.

Dalam lanjutan Liga 1 musim ini Persija memutuskan tidak berkandang di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Pasukan Sergio Farias, memilih bermain di Stadion Sultan Agung, Bantul, untuk menjamu lawan-lawannya.

Berbagai pertimbangan jadi alasan Persija, memilih tidak bermain di tempat tersebut. Efisiensi bujet jadi satu di antaranya karena harga sewa Stadion Sultan Agung, lebih murah dibanding SUGBK.

Iklan
0