Pelatih Didier Deschamps menyatakan dirinya masih menaruh percaya pada Karim Benzema setelah Prancis hanya bermain imbang 1-1 lawan Hongaria di pertandingan kedua Grup F di Puskas Arena, Sabtu (19/6).
Dengan hasil imbang ini, Les Bleus melewatkan kesempatan untuk mengamankan tempat di fase knock-out.
Hongaria unggul terlebih dahulu lewat gol Attila Fiola di injury time babak pertama, namun Antoine Griezmann bisa menyamakan kedudukan untuk Prancis di babak kedua, tepatnya pada menit ke-66, setelah meneruskan passing yang deflected dari Kylian Mbappe.
Di pertandingan ini, Prancis sebenarnya mampu menciptakan sejumlah peluang bagus, namun juara Piala Dunia 2018 itu hanya mencetak satu gol.
Sejak kembali dipanggil masuk ke dalam skuad, setelah enam tahun diasingkan, Benzema masih berjuang untuk mencetak gol. Striker Real Madrid itu sebenarnya sempat mencetak gol ketika Prancis menang 1-0 atas Jerman di pertandingan pembuka, namun dianulir karena Mbappe dianggap sudah dalam posisi off-side.
Deschamps mengakui Benzema perlu mencetak gol untuk meningkatkan kepercayaan dirinya, namun sejauh ini ia senang dengan kontribusi sang striker secara keseluruhan.
"Benzema memiliki banyak pengalaman dan dia tidak akan meragukan tentang dirinya sendiri," ujar Deschamps dalam sebuah konferensi pers usai pertandingan.
"Ia telah melakukan hal-hal yang sangat bagus, tapi dia kekurangan gol. Ia mengetahui orang-orang ingin dia mencetak gol, tapi dia tahu bahwa hanya tentang itu. Ia adalah striker yang perlu mencetak gol, tapi yang terpenting adalah dia memiliki kepercayaan diri dan ia tahu kalau dia milik saya."
Benzema bermain di dua Kejuaraan Eropa sebelum dikeluarkan dari rencana Deschamps pada 2015, namun ia gagal mencetak gol di putaran final 2008 atau 2012.
Benzema kini telah menjalani delapan pertandingan tanpa mencetak gol di Euro, meski ia melepaskan 30 tembakan, yang membuat dia masuk rekor terburuk ketiga dalam sejarah setelah Clarence Seedorf (33) dan Andres Iniesta (34).
