Jude Bellingham mengungkapkan perjuangannya hingga menjadi pemain remaja termahal usai ditebus Borussia Dortmund pada usia 17 tahun.
Sang wonderkid Inggris telah mengalami lonjakan reputasi selama 12 bulan terakhir dan dianggap sebagai salah satu pemain menjanjikan.
Birmingham City memberikan debut senior kepadanya pada usia 16 tahun dan 38 hari, dan Bellingham mengenang kembali perjalananannya hingga mencapai titik sekarang ini.
Tidak butuh waktu lama baginya untuk memikat perhatian tim-tim papan atas Eropa, dengan banyak raksasa Liga Primer Inggris sempat berburu tanda tangannya.
Namun pada akhirnya, raksasa Bundesliga, Dortmund yang memenangkan perburuan transfernya, dengan Bellingham mampu diyakinkan untuk pergi dari Birmingham pada Juli lalu.
"Apa yang telah Birmingham City berikan pada saya, saya tidak bisa sekadar berterima kasih kepada mereka, saya akan mengucapkan jutaan terima kasih karena mereka telah memberi saya pijakan yang bagus untuk terus melaju dan mencapai hal-hal yang saya miliki saat ini," kata Bellingham kepada laman resmi EFL atau Championship, kasta kedua Inggris.
Quizzed on how he got to this point, the teenager added: “It’s not all about quality where us young players are concerned.
"Saya mendapat begitu banyak dukungan dari mereka, sejak usia tujuh tahun. Saya harus berterima kasih kepada Pep Clotet, tidak pernah mudah bagi manajer mana pun dalam tim untuk memasukkan pemain berusia 16 tahun, terutama di Championship, namun baginya untuk tetap percaya pada saya adalah hal besar."
Kemajuan pesat Bellingham sekarang telah diakui dengan penghargaan tahunan Pemain Muda EFL musim 2019/20 dan LFE Championship Apprentice of the Year.
Ditanya bagaimana perjuangannya hingga titik sekarang ini, sang remaja menambahkan: "Ini bukan tentang kualitas yang menjadi perhatian kami para pemain muda."
"Ini tentang memiliki api dalam diri Anda, rasa lapar untuk bisa menonjol dan mengubah permainan terlepas dari usia Anda. Sangat mudah untuk mendapatkan debut dan kemudian terlena, namun untuk melaju dan membuat dampak yang seperti dilakukan banyak pemain muda adalah penghargaan bagi para pemain muda di liga ini, klub tempat mereka berada dan liga itu sendiri."
"Bagi saya pribadi, butuh banyak kerja keras. Saya menginginkan titik ini lebih dari apa pun di dunia; untuk masuk ke tim utama dan tampil bersama Birmingham City adalah satu-satunya target yang saya miliki dan itulah tekad saya."
"Ada beberapa peluang fantastis di EFL dengan kompetisi piala khususnya, ini memberi anak-anak muda seperti saya kesempatan dan pijaka untuk bersinar, terutama ketika kami berhadapan dengan para pemain profesional yang berpengalaman dari tim utama."


