Lompat Ke:
- Live Streaming Belanda vs Argentina
- Kapan Pertandingan Belanda vs Argentina?
- Prediksi Skuad
- Preview
- Prediksi
Pertandingan antara Belanda dan Argentina dipastikan menyajikan duel ketat dengan status mereka sebagai favorit di Piala Dunia kali ini, sehingga menghadirkan standar permainan yang tinggi.
Ini menjadi pertemuan kelima bagi Belanda dan Argentina di Piala Dunia. Dari lima laga itu, mereka mendapatkan hasil berimbang. Baik Belanda maupun Argentina sama-sama memperoleh dua kemenangan, dan sekali imbang.
Namun di fase gugur, Argentina memiliki torehan sedikit lebih baik, karena mampu mencatat dua kemenangan dari tiga pertemuan. Di final Piala Dunia 1978, Argentina menaklukkan Belanda 3-1.
Sedangkan di perempat-final edisi 1998 di Prancis, giliran tim Oranje yang menekuk skuad Tango dengan 2-1. Dalam duel terakhir di Brasil pada 2014, Argentina mengalahkan Belanda melalui adu penalti setelah bermain imbang 0-0.
Live Streaming Belanda vs Argentina
Pertandingan perempat-final Piala Dunia 2022 antara Belanda dan Argentina akan disiarkan di SCTV, Sabtu (10/10) dini hari pukul 02:00 WIB, serta melalui streaming Vidio.
Simak jadwal TV selengkapnya di sini.
| Stasiun TV | SCTV |
| LIVE streaming | Vidio |
Kapan Pertandingan Belanda vs Argentina?
| Pertandingan | Belanda vs Argentina |
| Tanggal | Sabtu, 10 Desember 2022 |
| Kick-off | 02:00 WIB |
| Stadion | Lusail Iconic |
Prediksi Skuad Belanda
Belanda tidak memiliki kendala berarti dalam menentukan komposisi pemain. Louis van Gaal bakal mempertahankan formasi dengan menempatkan Cody Gakpo dan Memphis Depay di barusan depan dengan Davy Klaasen berada di belakang ke dua pemain tersebut.
Sedangkan barisan belakang mengandalkan trio Jurrien Timber, Virgil van Dijk, dan Nathan Ake. Frenkie De Jong tetap menjadi motor pemain tim dengan sokongan Denzel Dumfries dan Daley Blind di sisi kanan dan kiri.
| Posisi | Perkiraan susunan tim inti Belanda (3-4-1-2) |
| Kiper | Noppert |
| Belakang | Timber, Van Dijk, Ake |
| Tengah | Dumfries, De Jong, De Roon, Blind; Klaassen |
| Depan | Gakpo, Depay |
Prediksi Skuad Argentina
Argentina dalam kondisi pincang dengan kemungkinan absennya sejumlah pemain akibat cedera. Cedera ankle Alejandro Gomez membuat Lionel Scaloni mengubah skema menjadi 4-4-2 untuk memberikan tempat kepada Lisandro Martinez. Sedangkan Angel Di Maria diragukan tampil sebagai starter, karena cedera pahanya belum pulih 100 persen.
Selain kedua pemain itu, Rodrigo De Paul juga tidak ikut dalam sesi latihan gim kemarin akibat cedera hamstring. Peran De Paul di sektor tengah kemungkinan besar diberikan kepada Leandro Paredes.
| Posisi | Perkiraan susunan tim inti Argentina (4-4-2) |
| Kiper | E Martinez |
| Belakang | Molina, Romero, Otamendi, Acuna |
| Tengah | L Martinez, Paredes, Fernandez, MacAllister |
| Depan | Alvarez, Messi |
Preview
Louis van Gaal tentunya belum bisa melupakan ulah Argentina yang mengadang ambisi menjadi juara dunia di edisi 2014. Kala itu, Belanda disingkirkan Argentina di semi-final dengan kekalahan 4-2 melalui adu penalti setelah bermain imbang tanpa gol.
Van Gaal menjadikan duel nanti sebagai kesempatan untuk membalas kekalahan itu. Apalagi perjalanan Belanda bisa dibilang cukup mulus, karena mampu meraih tiga kemenangan dan sekali imbang di Piala Dunia kali ini.
Duel ini juga menjadi ujian bagi pertahanan Belanda, termasuk kiper Andrie Noopert, dalam menghadapi gempuran barisan penyerang Argentina yang juga cukup tajam. Selama di Qatar, Belanda baru kebobolan satu kali.
Selain itu, duel melawan Argentina juga menjadi momen bagi Van Gaal untuk menampik penilaian miring terhadap permainan Belanda yang dianggap media Negeri Kincir angin sangat membosankan, karena minim variasi.
Hal itu berbanding terbalik dengan Argentina. Pelatih Lionel Scaloni bisa dibilang inovatif, karena sering mengubah taktik tanpa menghilangkan bentuk permainan secara keseluruhan. Argentina tergolong produktif dalam urusan menjebol gawang lawan, karena telah mencatatkan tujuh gol.
Lionel Messi bisa menjadi faktor penentu, mengingat ini merupakan Piala Dunia terakhirnya. Meski memperoleh segudang gelar dan rekor individu, Messi belum pernah mengangkat trofi Piala Dunia, sehingga ia tidak ingin membuang kesempatan ini.
