Xavi Simons mendapat dukungan yang sangat besar setelah ia mengumumkan pada Minggu malam bahwa ia mengalami cedera ligamen anterior cruciate (ACL) yang parah. Gelandang serang Tottenham Hotspur ini harus absen di Piala Dunia 2026 dan sebagian besar musim depan.
Simons yang berusia 23 tahun mengalami cedera lutut pada pertandingan tandang melawan Wolverhampton Wanderers akhir pekan lalu. Pemain asal Amsterdam ini merintih kesakitan dan harus dibawa ke ruang ganti dengan menggunakan tandu.
Pada hari Minggu terungkap bahwa ia mengalami cedera ligamen silang yang serius. Biasanya, ia harus menjalani masa rehabilitasi selama enam hingga sembilan bulan. Di antaranya, KNVB memberikan dukungan kepada Simons. “Kamu akan kembali lebih kuat, Xavi.”
Beberapa pemain timnas Belanda juga telah meninggalkan komentar di bawah postingan Simons. Di antaranya Bart Verbruggen, Lutsharel Geertruida, Micky van de Ven, dan Ian Maatsen telah memberikan dukungan.
Selain Oranje dan Simons, pukulan ini juga besar bagi Tottenham. Tim asal London ini tengah terlibat dalam pertarungan degradasi dan dengan empat pertandingan tersisa, mereka berada dua poin di bawah garis merah. Kemungkinan Simons akan kembali bermain di divisi kedua Inggris musim depan.
The Athletic memprediksi masalah bagi Spurs. “Tottenham mengalami kesulitan menciptakan peluang musim ini akibat absennya James Maddison dan Dejan Kulusevski dalam waktu lama. Simons adalah salah satu dari sedikit pemain dalam skuad ini yang mampu memberikan umpan akurat, yang ia buktikan dengan umpan silang indah yang berujung pada gol Pedro Porro melawan Brighton.”
Di Spanyol pun orang-orang membicarakan Simons. Surat kabar Sport dari Catalunya, misalnya, menulis secara mendetail mengenai cederanya. “Xavi Simons sedang mengalami salah satu momen tersulit dalam kariernya. Pukulan ini sangat menghancurkan. Belanda kehilangan salah satu talenta terhebatnya.”




