Parma meraih kemenangan pertama sejak November ketika menaklukkan AS Roma 2-0 di pertandingan Serie A Italia pekan ke-27 di Stadio Ennio Tardini, Minggu (14/3) malam WIB.
Dengan hasil ini, Parma berhasil memutus 17 pertandingan tanpa kemenangan di Serie A sejak 30 November. Mereka juga menjaga harapan untuk bisa keluar dari zona degradasi.
Saat ini, Parma berada di peringkat ke-19 dengan raihan 19 poin, terpaut tiga angka dari posisi aman, yang dihuni Cagliari, yang baru akan bertanding lawan Juventus, Senin (15/3) dini hari WIB.
Sementara itu, Roma masih berada di urutan kelima dengan perolehan 50 poin, hanya terpaut dua angka dari posisi keempat, yang dihuni Atalanta.
Memasuki pertandingan ini, Giallorossi sebenarnya memiliki catatan bagus dengan meraih tiga kemenangan secara beruntun di berbagai ajang kompetisi, termasuk kemenangan komprehensif 3-0 lawan Shakhtar Donetsk di leg pertama babak 16 besar Liga Europa, Jumat (12/3) dini hari WIB.
Valentin Mihaila membawa tuan rumah unggul ketika pertandingan baru berjalan sembilan menit. Umpan Dennis Man mampu dituntaskannya dengan baik.
Hernani membawa Parma kembali unggul lewat eksekusi tendangan penalti pada menit ke-55. Hadiah sepakan 12 pas diberikan wasit setelah Roger Ibanez dinilai mendorong Graziano Pelle di kotak terlarang.
Setelah review VAR memastikan penalti untuk Parma, Hernani berhasil menjalankan tugasnya dengan baik.
Kiper Roma Pau Lopez menggagalkan usaha Dennis Man dengan penyelamatan gemilang di babak kedua ketika Parma tampil impresif untuk meraih kemenangan ketiga pada musim ini.
Di pertandingan berikutnya, Parma akan menjamu Genoa, sedangkan Roma meladeni Napoli di Stadio Olimpico.




