Bek Persib Bandung Ardi Idrus, mengaku tidak masalah dengan kebijakan gaji yang diterapkan timnya. Ia sadar saat ini Maung Bandung tak mampu membayar penuh karena mengalami krisis keuangan.
Semenjak kompetisi dihentikan pada Maret lalu, karena pandemi virus corona, skuad Persib menerima gaji 25 persen dari nilai kontrak yang tertera. Aturan ini mengacu dengan Surat Keputusan (SK) PSSI bernomor SKEP/48/III/2020.
Namun, akhirnya manajemen Persib menaikan besaran gaji pemain, ofisial dan staf pelatih menjadi 50 persen. Hal tersebut sesuai dengan Surat Keputusan (SK) PSSI terbaru bernomor SKEP/53/VI/2020.
Hanya saja, pembayaran gaji tersebut baru berlaku satu bulan sebelum dan sampai berakhirnya kompetisi. Artinya, aturan itu bisa diterapkan pada September, karena kompetisi dimulai Oktober mendatang.
"Kalau gaji sudah ditetapkan PSSI sebesar 50 persen. Itu sudah menjadi keputusan dan kesepakatan," ujar Ardi kepada awak media.
"Karena akan berdampak juga ke klub kalau tidak ada penonton. Jadi kalau sudah ada keputusannya, ya sudah, tidak ada masalah," Ardi menambahkan.
GoalMeski sudah mengeluarkan SK terbaru soal kompetisi, sampai sekarang PSSI belum memberikan detailnya seperti jadwal, regulasi dan sebagainya. Organisasi yang didirikan pada 1930 tersebut masih mengkaji masukan dari berbagai pihak untuk dapat keputusan terbaik.
Sejumlah wacana muncul saat kompetisi dihelat. Mulai dari seluruh pertandingan Liga 1 digelar di Pulau Jawa, penghapusan degradasi, regulasi pemain U-20, kenaikan subsidi, hingga pengurangan jatah promosi klub Liga 2 dari tiga menjadi dua di musim ini.
Persib berencana memulai persiapan Liga 1 pada pekan ini. Mayoritas pasukan Robert Rene Alberts sudah melakukan tes polymerase chain reaction (PCR), untuk memastikan terbebas dari virus corona.
Protokol kesehatan ketat diterapkan saat latihan dilaksanakan. Langkah ini untuk menjamin pasukan Persib tidak terpapar virus corona, yang penyebarannya masih luas di Tanah Air.
Terakhir kali Persib menjalani pertandingan di Liga 1 pada 15 Maret 2020. Ketika itu, Febri Hariyadi dan kawan-kawan mampu mengalahkan PSS Sleman dengan skor 2-1.
Kemenangan tersebut membuat Persib bercokol di puncak klasemen kompetisi kasta teratas Indonesia. Klub yang identik dengan warna biru tersebut mengoleksi sembilan poin dari tiga pertandingan.


