LIPUTAN HAMZAH ARFAH DARI GRESIK
Pelatih Persegres Gresik United Hanafi menilai barisan belakang Laskar Joko Samudro masih belum padu, kendati memetik kemenangan 4-2 atas Persepam Madura Utama dalam laga uji coba di Stadion Petrokimia, Rabu (29/3) sore WIB.
Di pertandingan itu, keempat gol Gresik United dihasilkan lewat hat-trick Patrick da Silva pada menit ke-17, 18, dan 47, serta Rendy Saputra (54). Sedangkan dua gol Persepam dicetak Dimas Galih pada menit ke-12, dan eksekusi penalti Fajar Legian menjelang babak pertama berakhir.
SIMAK JUGA: Gresik United Mengaku Ditawari Saviola
“Masih kurang untuk ukuran kompetisi. Meski kami juga memaklumi Goran Ganchev baru bergabung, sementara Alex [Faris Ardiansyah] baru sembuh dari cedera selama satu bulan. Jadi akan terus kami tingkatkan,” ucap Hanafi.
“Pressing anak-anak masih kurang, khususnya pertahanan. Dari segi permainan secara umum saya lihat sudah ada peningkatan dibanding pertandingan sebelumnya. Masih ada kesempatan untuk berbenah. Ini akan kami manfaatkan benar, termasuk mencoba merotasi pemain pada uji coba selanjutnya.”
Gresik United tengah menjajaki kemungkinan uji tanding melawan Bhayangkara FC, meski sampai saat ini calon lawan masih belum menanggapi permintaan manajemen tim.
SIMAK JUGA: Goran Gancev Resmi Gabung Persegres
Sementara itu, pelatih Persepam Rudy Keltjes tidak merasa kecewa dengan kekalahan tersebut. Menurutnya, Persepam bermaterikan banyak pemain muda, dan baru dibentuk dua bulan lalu.
“Saya tidak mencari menang atau kalah dalam pertandingan ini. Saya hanya ingin melihat penampilan anak-anak sejauh mana kesiapan mereka berlaga di kompetisi nanti. Kami terlambat lakukan uji coba, harusnya kami sudah melakukan uji coba sejak satu bulan lalu,” ujar Keltjes.
“Namun saya sangat senang melihat penampilan anak-anak, sebab kami sudah mampu tampil lumayan menghadapi tim yang lebih lama persiapannya. Saya kira komposisi pemain di babak pertama itulah yang akan menjadi kerangka tim.”
SIMAK JUGA: Gresik United Dibekap Klub Liga 2
Meski demikian, Persepam tidak akan kembali mengagendakan uji coba lanjutan. Keltjes menyatakan, ia ingin fokus membenahi kelemahan serta kekurangan anak asuhnya jelang Liga 2.
“Hanya tinggal membenahi mental saja. Makanya tidak ada lagi uji coba, lagian Liga 2 juga sudah akan dimulai tanggal 18 April nanti. Jadi saya pilih benahi kelemahan sekaligus persiapkan tim lebih matang,” pungkasnya. (gk-43)
