OLEH DONNY AFRONI
Bek naturalisasi FLC Thanh Hoa, Nguyen van Bakel, menilai duo Bali United, Stefano Lilipaly dan Irfan Bachdim, harus mendapat perhatian serius ketika bentrok di Stadion My Dinh pada matchday keempat Grup G Piala AFC 2018, Selasa (13/3) petang WIB.
Van Bakel mengatakan, berkaca dari pertemuan sebelumnya, Lilipaly dan Bachdim menjadi ancaman serius bagi pertahanan Thanh Hoa. Pemain berdarah Belanda ini mengaku lini belakang tuan rumah harus bekerja keras untuk menghentikan kedua pemain itu, terutama Lilipaly.
“Saya tahu Bali United punya empat pemain Belanda, dua diantaranya warga Indonesia. Mereka merupakan pemain, terutama Lilipaly. Dia merupakan winger berpengalaman, dan bertahun-tahun bermain di Belanda,” ucap Van Bakel.
“Menurut saya, dia pemain dengan kualitas sangat bagus dibandingkan pemain Asia Tenggara lainnya. Dia pintar membaca situasi. Pergerakannya sulit diterka, dan terbukti dia mencetak gol [ketiga Bali United]. Tentu saja kami harus menaruh perhatian penuh kepada Lilipaly.”
“Bachdim pemain terkenal di Indonesia, dan dia pernah bermain di Jepang beberapa tahun lalu. Tapi dia dalam kondisi tidak bugar 100 persen akibat cedera, sehingga dia jarang mendapat kesempatan bermain [di Jepang].”




Kendati demikian, Van Bakel yakin Thanh Hoa akan meraih hasil positif pada pertandingan nanti. Menurutnya, kekalahan mereka di Bali tak lepas dari faktor cuaca yang panas di Pulau Dewata.
“Perjalanan Thanh Hoa di Piala AFC sangat sulit, terutama berkaitan dengan adaptasi. Cuaca menjadi salah satu kendala. Tapi besok [hari ini] merupakan kesempatan terbaik Thanh Hoa untuk memperlihatkan kemampuan sesungguhnya, dan meraih kemenangan,” tutur Van Bakel.
