Brasilien Ecuador Piero Hincapie Gabriel Barbosa 01062021Getty Images

Bek Muda Ekuador Tak Sabar Debut Lawan Lionel Messi

Palang pintu Ekuador Piero Hincapie mengaku sudah tidak sabar untuk bertarung melawan bintang Argentina Lionel Messi ketika kedua tim saling bentrok di pertempat-final Copa America di Goiania, Minggu (4/7) pagi WIB.

Argentina kembali akan mengandalkan Messi di pertandingan ini demi mendapatkan tiket ke semi-final. Bagi Hncapie, duel melawan Messi merupakan yang pertama kalinya dalam karir bersama tim nasional.

Hincapie mengatakan, pertandingan melawan Argentina bakal dilalui dengan sulit, mengingat La Albiceleste dihuni banyak pemain berkualitas. Namun keberhasilan bermain imbang 1-1 menghadapi Brasil di Grup B menjadi modal tersendiri.

“Tim telah memperlihatkan kerja yang bagus, dan kami senang bisa lolos [ke perempat-final]. Laga melawan Brasil telah mengangkat motivasi kami. Hari Sabtu (Minggu pagi WIB) kami akan menjalani laga yang menarik,” ujar pemain berusia 19 tahun itu dikutip laman TyC Sports.

“Argentina mempunyai banyak pemain dengan kualitas sangat bagus. Kami akan berusaha memperlihatkan kemampuan terbaik, tapi ini bakal menjadi pertandingan yang sulit.”

“Ini pertama kalinya saya akan berhadapan dengan Messi, salah satu pemain terbaik. Jika hasil pertandingan berjalan bagus (menang), saya akan ajak tukar jersey. Tapi kalau tidak, saya pikir tidak juga [bertukar jersey].”

Hincapie belakangan ini dikaitkan dengan sejumlah klub Eropa menyusul performa bagusnya bersama klub Argentina, Club Atletico Talleres. Lazio menjadi salah satu yang terus memantau perkembangannya.

“Setiap pemain mempunyai impian bermain di luar negeri, dan tampil di liga yang lebih baik. Tapi untuk sementara saya masih memikirkan Talleres. Namun jika ada kesempatan untuk pergi, saya akan ambil,” ucap Hincapie.

Sementara pelatih Gustavo Alfaro meyakini anak asuhnya tidak gentar menghadapi Argentina. Alfaro menegaskan, pemain tak terpengaruh dengan kritikan setelah mereka hanya mendapatkan tiga imbang dan satu kekalahan di fase grup.

“Meski mereka banyak memberikan kritikan, pemain saya tetap tegar. Mereka tidak ingin terpuruk, karena selalu memperlihatkan keberanian untuk memperoleh hasil bagus,” tegas Alfaro dinukil laman La Nacion.

“Kami akan menghadapi Argentina, tapi kami harus menyadari posisi kami. Secara hirarki, kami tidak takut, lebih kepada respek. Kami akan bermain seperti biasa.”

Iklan
0