OLEH DONNY AFRONI
Bek muda I Made Andhika Wijaya menilai matchday ketiga Grup G Piala AFC 2018 melawan klub Vietnam FLC Thanh Hoa di Stadion Dipta Gianyar, Rabu (7/3) sore WIB, sebagai laga penting demi menghidupkan asa Bali United.
Kegagalan mendulang tiga poin di dua pertandingan awal membuat Bali United harus berada di peringkat tiga klasemen sementara, karena baru mengoleksi nilai satu, terpaut dua angka dari Thanh Hoa, dan berselisih lima poin dengan pemuncak klasemen Yangon United.
“Tentunya pertandingan melawan FLC Thanh Hoa sangat penting bagi kami. Kami baru mengoleksi satu poin, dan kemenangan akan membuat peluang kami lolos ke babak berikutnya tetap terbuka. Kami tentunya harus kerja keras di pertandingan besok, dan berharap dukungan penuh suporter,” ujar Andhika dilansir laman resmi klub.
Andhika mengakui tidak mudah menjalani pertandingan di level internasional. Kendati demikian, pemain berusia 21 tahun ini mengaku kepercayaan dirinya mulai tumbuh setelah melakoni dua laga.
“Memang ada sedikit perbedaan antara pertandingan Liga Indonesia dan kompetisi Asia. Tensi pertandingan di Asia bisa dibilang lebih tinggi, dan juga pemain-pemain lawan yang dihadapi lebih kuat dan cepat,” kata Andhika.
“Di setiap pertandingan yang dijalani ada pelajaran yang saya peroleh. Khusus pertandingan di level Asia, yang saya rasakan adalah mental bertanding yang lebih matang. Tidak ada lagi rasa minder menghadapi pemain di klub luar negeri.”


