Hal unik terjadi pada bek kiri Garuda Select, Edgard Amping. Dirinya mendapatkan sepatu karena mampu memenuhi tantangan yang diberkan oleh Des Walker, sebagai pelatih dari Garuda Select.
Kejadian tersebut terjadi tanpa disengaja dan terencana, sebagaimana tantangan ini berawal karena Edgard merasa tertarik dengan sepatu yang digunakan oleh Des ketika keduanya bertemu di suatu kesempatan.
Rezeki tidak ke mana, karena akhirnya Des memberikan sepatu yang ditaksir oleh Edgard. Des menantang Edgard untuk berlari sepanjang 1000 meter dengan waktu tertentu, demi bisa mendapatkan sepatu tersebut.
“Saat itu saya lagi di ruangan pelatih, dan saya tertarik melihat sepatu yang digunakan Coach Des. Saya bilang ke beliau sepatunya bagus, dan pelatih bilang akan memberikan sepatu yang sama bila saya bisa lari 1000m dengan catatang waktu di bawah tiga menit,” papar Edgard, dikutip laman resmi Garuda Select.
"Hasil catatan waktu saya 3 menit 3 detik, dan karena hanya beda tipis, saya akhirnya tetap dibelikan sepatu oleh pelatih Des Walker,” sambungnya.
Garuda SelectEdgard mengaku senang bisa mendapatkan sepatu yang ia inginkan. Tapi lebih dari sekadar itu, ia jelas lebih senang karena niat baik yang dilakukan oleh Des kepada Edgard, dan tantangan yang bisa nyaris ia sempurnakan.
“Saya merasa senang mendapat tantangan dari Coach Des. Karena tantangan ini berarti pelatih percaya bahwa saya bisa melakukannya, dan saya pun makin termotivasi untuk mencapai target,” beber Edgard.
Dijelaskan bahwa memang para pemain Garuda Select tengah diuji supaya fisik mereka mengalami peningkatan. Salah satu tes yang rutin dilakukan adalah lari, dan tes tersebut terus berkembang di setiap kesempatan."Hari pertama seluruh pemain harus berlari 1X1000m dan hasil yang kami dapat dijadikan target untuk hari berikutnya dengan penambahan 10 persen dari waktu. Selain itu, jarak juga ditambah setiap harinya hingga 7X1000m,” urainya menjelaskan.
"Menurut saya latihan ini sangat penting untuk meningkatkan kondisi fisik dan stamina. Sebagai pemain sepakbola penting untuk bermain stabil dari awal pertandingan hingga peluit akhir dibunyikan,” tandas pemain Elite Pro Academy PSM Makassar ini.