Bhayangkara & Persija JakartaMario Sonatha

Bek Bhayangkara FC Indra Kahfi Lapang Dada Liga 1 Ditunda

Bek Bhayangkara FC Indra Kahfi, mengomentari tentang penundaan lanjutan Liga 1 musim ini. Ia menerima lapang dada dengan keputusan yang telah dikeluarkan PSSI tersebut.

Semula lanjutan Liga 1 dilangsungkan pada 1 Oktober mendatang. Akan tetapi, batal terlaksana karena Kepolisian Republik Indonesia, tidak mengeluarkan izin keramaian.

Tak keluarnya izin karena masih tingginya kasus virus corona di Tanah Air. PSSI saat ini berupaya kompetisi kasta teratas nasional tersebut dapat dilangsungkan pada bulan depan.

"Saya berharap situasi ini segera membaik, itulah alasan kenapa liga diundur karena pandemi virus corona yang masih tinggi," kata Indra kepada awak media.

Meski Liga 1 ditunda, Indra mengingatkan rekan setimnya tidak berleha-leha. Ia ingin skuad Bhayangkara FC, melanjutkan latihan agar tak mengalami penurunan kondisi fisik ketika kompetisi dilangsungkan.

"Sebagai pemain, saya berharap kami tetap menjaga kondisi dengan tetap berlatih bersama tim," ujar pesepakbola berusia 33 tahun tersebut.

Bhayangkara & Persija JakartaMario Sonatha

Persiapan matang telah dilakukan Bhayangkara FC untuk mengarungi lanjutan Liga 1 musim ini. Pasukan Paul Munster tersebut berlatih sejak 26 Agustus lalu, dengan menggelar beberapa kali laga uji coba.

Persija Jakarta menjadi lawan terakhir uji coba Bhayangkara FC. Ketika itu, Nurhidayat Haris dan kawan-kawan mampu memetik kemenangan lewat gol semata wayang yang diceploskan Achmad Jufriyanto.

Sebelum Liga 1 dihentikan karena pandemi virus corona pada pertengahan Maret lalu, Bhayangkara FC belum pernah meraih kemenangan. Tiga pertandingan yang dimainkan melawan Persiraja Banda Aceh, Persik Kediri, dan Persija Jakarta, selalu berakhir imbang.

Raihan tersebut membuat Bhayangkara FC menduduki peringkat 11 klasemen. Juara Liga 1 2017 tersebut mengumpulkan tiga poin atau terpaut enam angka dari Persib Bandung yang berada di pucuk.

Dalam lanjutan Liga 1 musim ini, seluruh pertandingan digelar di Pulau Jawa dengan tanpa kehadiran penonton. Protokol kesehatan ketat juga diterapkan untuk mencegah ada yang terpapar virus corona.

Klub juga diminta menggunakan bus saat melangsungkan pertandingan tandang. PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi menyiapkan dua busa untuk masing-masing kontestan.

Iklan
0