Bedah Makna Kartun Wayang Liga Champions Kolaborasi IFA & Goal Indonesia

Cover Kartun Goal x IFA Wayang UCL
Indonesian Football Artist
Kolaborasi terbaru Goal dengan IFA melahirkan konsep yang "Indonesia banget" untuk menyambut fase gugur Liga Champions.

Anda mungkin telah melihat karya-karya berikut ini di media sosial Goal.

Ya, menyambut dimulainya babak 16 besar Liga Champions 2020/21 pada Februari ini, Goal meluncurkan kolaborasi spesial bersama Indonesia Football Artist (IFA) dengan menerbitkan kartun sepakbola bertema dunia pewayangan.

Kami memilih wayang karena ada kerinduan untuk mengangkat sebuah produk kultural lokal dalam menangkap momen global, yakni sepakbola Liga Champions.

Wiracarita wayang tak kalah masyhur dan menghibur dari kisah superhero barat yang telah mengglobal. Tokoh-tokoh wayang di Mahabarata, misalnya, juga memiliki kemampuan adiluhung layaknya seorang pahlawan super dari planet Krypton.

Oleh karena itu, meleburkan Luis Suarez sebagai sosok Buto Cakil akan terasa lebih menyegarkan dan unik ketimbang menjadikan Cristiano Ronaldo sebagai Captain America.

Namun, menggabungkan dunia wayang dan Liga Champions bukan perkara mudah. Ada banyak pertimbangan dan diskusi panjang sebelum kami menentukan karakter wayang A cocok dengan pemain X. Harus diakui, ada pakem yang ditabrak sehingga berlawanan dengan jalan cerita wayang.

Dengan diterbitkannya kartun wayang ini, kami menerima ratusan komentar dan direct message dari pembaca. Mayoritas warganet terkesan dan mengapresiasi kolaborasi ini, tapi terdapat pula sejumlah kritik, mulai dari teknis hingga filosofis.

Goal dan IFA juga menyadari masih ada banyak kekurangan sana-sini. "Gelas saya sudah kosong untuk menerima air, mari berdiskusi," kata ketua IFA Galih Satria.

Pada akhirnya, ini adalah kartun fantasi yang sengaja dibuat untuk mendekatkan budaya otentik Indonesia kepada fans sepakbola di Tanah Air.

Namun sebelumnya, simak bedah kartun wayang Liga Champions kolaborasi Goal dan IFA berikut ini!
 

Barcelona vs Paris Saint-Germain

Arjuna vs Karna | Lionel Messi vs Kylian Mbappe

IFA x Goal - BAR vs PSG - Kartun Wayang UCL

Dikisahkan dalam puncak perang Baratayuda dalam epos Mahabarata, dua tokoh utama di kubu Pandawa dan Kurawa, yakni Arjuna dan Karna, melakoni pertarungan akhir nan sengit.

Ada kemiripan duel ini dengan dua tokoh utama Barcelona dan Paris Saint-Germain, Lionel Messi dan Neymar. Sayang, Neymar harus absen karena cedera sehingga Kylian Mbappe dipilih sebagai pengganti sepadan.

"Peran vital Messi sebagai ujung tombak dan jenderal perang di Barcelona layak disandingkan dengan sosok Arjuna di kubu Pandawa," kata Galih Satrio, sang ilustrator yang mewujudkan Messi sebagai Arjuna.

Kartun ini menjadi yang pertama kami terbitkan dan mendapat sambutan antusias dari fans. "Editan lokal, rasa internasional," tulis @rizdki_harya di kolom komentar Instagram.
 

RB Leipzig vs Liverpool

Kresna vs Dorna | Julian Nagelsmann vs Jurgen Klopp

IFA x Goal - RBL vs LFC - Kartun Wayang UCL

Adu cerdik antarpelatih jadi tema besar untuk duel RB Leipzig versus Liverpool. Dalam kisah pewayangan, konsep pertarungan di balik layar ini bisa diwakili oleh Batara Kresna dan Resi Dorna.

Kresna, sebagai penasihat Pandawa, mampu memberikan strategi dan pandangan yang bisa mengubah jalannya perang. Nagelsmann pun demikian. Sementara itu, Klopp digambarkan sebagai Dorna, komandan dari pasukan Kurawa yang memiliki kecerdikan tak tertandingi.

"Selayaknya Resi Dorna, sang guru besar dalam pewayangan, Klopp berhasil mengajari dan membimbing anak didiknya untuk bangkit dari keterpurukan," kata Reza Alfian Maulana, pembuat kartun Klopp.

Pose Klopp yang unik mengundang komentar kreatif nan usil pembaca, seperti dari @kai_tanjung: "Apakah Klopp akan mengeluarkan jurus bangau mematuk cakra atau bangau menjadi kecap? Kita tunggu."
 

Porto vs Juventus

Subali vs Sugriwa | Pepe vs Cristiano Ronaldo

IFA x Goal - POR vs JUV - Kartun Wayang UCL

Perang saudara tercipta ketika Pepe dan Cristiano Ronaldo berduel dalam duel Porto versus Juventus. Keduanya sama-sama berasal dari Portugal dan juga berkarib selama bertahun-tahun di Real Madrid. Pertemuan ini mirip kisah Subali dan Sugriwa dalam Ramayana di mana kedua kakak-adik ini saling berselisih.

"Ronaldo adalah seorang raja di dunia sepakbola dan Sugriwa yang merupakan seekor wanara adalah raja kera. Dalam Ramayana, dikisahkan terjadi perang saudara antara Sugriwa dengan Subali yang sama-sama seekor wanara," kata Jatmiko Sugeng, sang pelukis Ronaldo.

Banyak pembaca yang menerka-nerka siapa karakter kartun ini karena ada banyak tokoh kera dalam pewayangan. Kini, setelah membaca keterangan di atas, terasa lebih masuk akal bukan?
 

Sevilla vs Borussia Dortmund

Hanoman vs Rahwana |  Yassine Bono vs Erling Haaland

IFA x Goal - SEV vs DOR - Kartun Wayang UCL

Tangkas dan lincah seperti Hanoman, Yassine Bounou bakal mendapat ujian berat. Kiper Sevilla yang tengah naik daun itu harus menghadapi terjangan striker raksasa dari Borussia Dortmund, Erling Haaland, yang digambarkan sebagai Rahwana, sang raja Alengka sekaligus raksasa antagonis.

"Rahwana cocok dengan perawakan Haaland yang juga besar seperti raksasa. Dia juga akan jadi antagonis bagi lawan yang dihadapinya," kata Mif Taqhul Ain, mendeskripsikan kartun buatannya.
 

Lazio vs Bayern Munich

Ekalawya vs Rama | Ciro Immobile vs Robert Lewandowski

IFA x Goal - LAZ vs FCB - Kartun Wayang UCL

Dua pemanah andal dari dunia berbeda saling bentrok. Strker Lazio Ciro Immobile adalah Ekalawya, tokoh kecil Mahabarata yang berasal dari kasta rendah tapi memiliki kemampuan memanah tak tertandingi.

Lawan tandingnya adalah Rama, protagonis dari epos Ramayana, yang diwakili oleh Robert Lewandowski, yang tak lain juga merupakan tokoh utama dalam kisah kejayaan Bayern Munich di musim lalu lewat produktivitas gol-golnya.

"Lazio dianggap bukan pesaing kuat merebut juara Liga Champions, tapi kehadiran Immobile di lini serang Lazio bisa menganggu laju Bayern dalam mempertahankan gelar Eropa," ungkap Anggita Septora Ibrahim menjelaskan penggambaran Immobile sebagai Ekalawya.
 

Atletico Madrid vs Chelsea

Buto Cakil vs Kumbakarna | Luis Suarez vs Thiago Silva

IFA x Goal - ATM vs CHE - Kartun Wayang UCL

Dikisahkan dalam kisah pewayangan Jawa, Buto Cakil sebetulnya hanya tokoh sampingan yang bersifat humor. Terlepas dari perawakan raksasa dan rahang gigi yang menonjol, Cakil memiliki sikap pantang menyerah dan selalu berjuang hingga titik darah penghabisan.

Semangat dan perawakan dari Buto Cakil tersebut tidak bisa tidak diasosiasikan dengan Luis Suarez, striker andalan Atletico Madrid yang siap mengerahkan seluruh tenaganya untuk menyerang Chelsea yang dikawal oleh raksasa Kumbakarna yang direpresentasikan oleh Thiago Silva.

"Kartun Suarez dibikin sesuai konteks," tulis @putragustam mengomentari kartun buatan Agus Tri Widodo ini.
 

Borussia Monchengladbach vs Manchester City

Gatotkaca vs Antasena | Marcus Thuram vs Raheem Sterling

IFA x Goal - BOR vs MCI - Kartun Wayang UCL

Inilah Marcus Thuram, sang juru gedor dari Borussia Mönchengladbach yang memiliki postur kolosal tapi gesit layaknya Gatotkaca yang berperawakan tinggi besar tapi juga punya kecepatan bagai kilat saat terbang di awan.

"Julukan 'otot kawat tulang besi' milik Gatotkaca juga bisa didapatkan pada diri Marcus Thuram," kata Soki Rahman Wardi menjelaskan kartun buatannya.

Gatotkaca dihadapkan pada lawan yang tak kalah sakti, yakni Antasena, yang diwujudkan sebagai Raheem Sterling di kubu Manchester City. Antasena dikisahkan mampu terbang, amblas ke bumi, hingga menyelam di air, seperti halnya Sterling yang siap mengobrak-abrik pertahanan lawan dari segala sudut lapangan.

Sebagai tambahan, maestro lukis Indonesia Basuki Abdullah pernah membuat sebuah lukisan legendaris, yakni pertarungan Gatotkaca dan Antasena yang bernuansa ekspresionis-realis.
 

Atalanta vs Real Madrid

Duryudana vs Bima | Duvan Zapata vs Raphael Varane

IFA x Goal - ATA vs RMA - Kartun Wayang UCL

Adu kekuatan fisik tersaji di Bergamo ketika Atalanta menjamu Real Madrid. Dalam pewayangan, adu otot ini layak disejajarkan dengan pertempuran Duryudana versus Bima, dua tokoh besar dari Kurawa dan Pandawa yang sama-sama bersenjatakan palu gada.

Sergio Ramos sebetulnya lebih cocok untuk menggambarkan karakter Bima, yang berpostur besar dan intimidatif. Meski begitu, faktor cedera membuat Ramos terpaksa disubstitusi dengan rekannya yang tak kalah garang, Raphael Varane.

"Sosok Bima ini sangatlah cocok dengan Raphael Varane yang memiliki gaya bermain lugas dan tanpa kompromi," ungkap Anjar Akhi Khusni tentang kartun buatannya. "Kalung ular merepresentasikan watak Bima sebagai petarung sejati, seperti halnya Varane. Adapun warna putih pada ular merupakan warna kebesaran El Real."

Lawan tanding Varane adalah Duvan Zapata, sang bomber tajam Atalanta. Zapata digambarkan kuat dan tangguh seperti halnya Duryudana yang sulit terkalahkan di dalam medan pertempuran.

 

Nantikan kolaborasi Goal dan IFA berikutnya!

Tutup