Pemain PSIS Semarang tidak dilarang mengikuti turnamen antarkampung alias tarkam. Hal tersebut karena saat ini skuad Laskar Mahesa Jenar sedang libur hingga batas waktu yang belum ditetapkan.
Sebetulnya, bermain tarkam untuk pesepakbola profesional sangat berisiko. Permainan yang keras disertai lapangan tidak memadai bisa membuat mereka cedera.
Namun, akibat ditundanya Liga 1 ke tahun depan, manajemen PSIS memperbolehkan pemain bermain tarkam. Alasannya, untuk menjaga sentuhan bola selama masa libur.
"PSIS selama ini tegas. Ketika pemain masih terikat kontrak, harusnya dilarang ikut tarkam. Tapi karena ini kompetisi ditunda dengan status force majeure, kami beri toleransi sedikit," kata manjer umum PSIS Wahyu Winarto.
"Anak-anak mungkin juga butuh menjaga kondisi fisik dan mungkin tarkam yang dilakukan tidak begitu banyak. Paling hanya main sepakbola senang-senang dengan rekan-rekannya," pria yang karib disapa Liluk tersebut menambahkan.
Persib OfficialBerbeda dengan PSIS, para pemain Persib Bandung tidak diizinkan bermain tarkam. Meski sekarang pasukan Robert Rene Alberts tersebut sedang diliburkan sampai Januari tahun depan.
Upaya tersebut untuk mencegah ada pemain Persib yang cedera. Manajemen Maung Bandung menginginkan Febri Hariyadi dan kawan-kawan berkumpul dalam keadaan yang sehat.
"Kami melarang yang seperti tarkam. Seperti Zulham Zamrun, kemarin saat pandemi dia main di mana, kami berikan teguran," ucap direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Teddy Tjahjono.
Zulham memang dikenal sering bermain tarkam. Padahal, pesepakbola berusia 32 tahun tersebut pernah cedera parah saat membela Persipare Parepare di Piala Habibie pada November 2015 lalu.
Dijadwalkan Liga 1 berlangsung pada Februari 2021. Kepastian tersebut setelah PT Liga Indonesia Baru (LIB), mengeluarkan surat bernomor 395/LIB-KOM/XI/2020, tertanggal 2 November 2020.
Hanya saja, PT LIB belum memberi penjelasan detail terkait tanggal dan format yang dipakai di Liga 1. Baru diketahui pelaksanaan kompetisi sepakbola kasta teratas Tanah Air itu rencananya berakhir Juli 2021.
PT LIB juga mengubah titel Liga 1, yang tadinya 2020 menjadi 2020/2021. Artinya Liga 1 tidak dilaksanakan dari awal, melainkan melanjutkan musim ini yang sudah sempat bergulir tiga pertandingan.


