Muhammad Riyandi - Barito PuteraAbi Yazid / Goal

'Beda Banget' - Perasaan Kiper Barito Putera Dipanggil TC Timnas Indonesia U-22

Penjaga gawang Barito Putera Muhamad Riyandi, jadi satu di antara nama yang dipanggil untuk pemusatan latihan (TC) bersama timnas Indonesia U-22. Agenda tersebut dilangsungkan di Jakarta, 20 hingga 31 Desember mendatang.

Tujuan dari TC tersebut mempersiapkan skuad timnas Indonesia U-22 untuk ambil bagian dalam SEA Games, tahun depan. Ajang ini dijadwalkan berlangsung di 21 November sampai dengan 2 Desember 2021.

Riyandi memastikan bakal mengeluarkan seluruh kemampuan terbaik yang dimilikinya saat TC berlangsung. Ia ingin membayar kepercayaan yang sudah diberikan pelatih Shin Tae-yong.

"Pertama saya bersyukur alhamdulillah masih dipercaya mengikuti seleksi timnas. Pastinya saya tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini," kata Riyandi dikutip laman resmi klub.

Kendati demikian, Riyandi merasa sedikit canggung. Penyebabnya karena pesepakbola berusia 20 tahun tersebut sudah beberapa bulan ini melaksanakan latihan mandiri.

Skuad Barito Putera, menghentikan aktivitas latihan bersama karena Liga 1 rencananya dilangsungkan Februari 2021. Belum diketahui kapan anak asuh Djadjang Nurdjaman tersebut berkumpul kembali untuk memulai persiapan.

Muhammad Riyandi - Barito PuteraAbi Yazid / Goal

PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB), masih menunggu izin dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Tanpa adanya hal tersebut Liga 1, tidak bisa dilangsungkan sesuai rencana.

"Rasa beda banget pasti, apalagi sudah lama tidak latihan bersama tim, dan hanya latihan mandiri. Yang pasti agak sedikit berbeda apalagi tidak ada kompetisi dan hanya sekadar latihan mandiri di rumah," ujar pemuda asal Bogor tersebut.

Selain Riyandi, ada 35 nama lainnya yang dipanggil untuk berpartipasi di TC tersebut. Mayoritas yang diajak mengikuti agenda ini merupakan pemain timnas Indonesia U-22, pada SEA Games tahun lalu, di Manila, Filipina. 

Pada SEA Games tahun lalu, Riyandi hampir saja membantu timnas Indonesia U-22 meraih medali emas. Sayang, di pertandingan final, pasukan Garuda Muda dikalahkan Vietnam tiga gol tanpa balas.

Raihan tersebut lebih baik dibandingkan saat berlaga di SEA Games 2017, Kuala Lumpur, Malaysia. Ketika itu timnas Indonesia U-22 yang dibesut Luis Milla hanya mampu mendapatkan medali perunggu.

Iklan
0