Sebuah hasil studi menunjukkan bahwa lahan yang akan digunakan dalam pembangunan stadion Inter Miami, klub milik David Beckham terkontaminasi zat beracun.
Bahkan, kadar zat beracun lahan yang terletak di wilayah lapangan golf Melreese tersebut diketahui lebih buruk dari perkiraan, demikian kata walikota Miami, Francis Suarez kepada CBS4 News.
Beckham dan kolega bisnisnya memang ingin mewujudkan proyek stadion yang akan menjadi markas sebuah klub Major League Soccer (MLS) bernama Inter Miami.
"Ini jelas menimbulkan kekhawatiran besar," ungkap Suarez seperti dilansir Miami Herald. "Kami senang hal ini membuat kami melakukan kajian terhadap lokasi."
"Pada dasarnya, lokasi ini memiliki kontaminasi yang lebih besar ketimbang sewajarnya untuk aspek komersial."
Menurut analisis tim ahli, kandungan zat beracun arsenik yang terdapat di lahan proyek stadion lebih dari dua kali lipat yang diizinkan oleh hukum setempat.
Hal tersebut tak lepas dari lokasi pembangunan stadion yang terletak di bekas tempat pembuangan abu pembakaran sampah.
Manajemen Inter Miami sebelumnya menganggarkan dana sekitar $35 juta untuk aksi pembersihan.
Namun, berdasarkan perkembangan terbaru, sedikitnya dana sebesar $50 juta harus dianggarkan untuk membersihkan lahan dari kontaminasi zat beracun secara tepat.
