Menurut Claudio Pizarro, kekuatan mental akan memegang peranan terpenting dalam menentukan siapa yang bakal menggondol trofi juara Bundesliga Jerman musim ini.
Bayern Munich telah meraja selama sepuluh tahun terakhir, namun dominasi mereka terancam putus menyusul inkonsistensi performa pada kampanye terkini, khususnya setelah mereka mengganti pelatih Julian Nagelsmann dengan Thomas Tuchel.
Tapi, Bayern terbilang beruntung lantaran rival utama mereka, Borussia Dortmund, juga tidak terlalu stabil. Sempat mengambil alih pucuk klasemen, Die Borussen malah terjatuh lagi pekan lalu setelah dibendung tuan rumah Bochum 1-1 dan Bayern menggasak Hertha Berlin dua gol tanpa balas.
GettySaat ini raksasa Bavaria memuncaki klasemen dengan margin tipis satu poin atas Dortmund.
"Ini sangat seru. Sangat seru bagi semua fans sepakbola. Dan juga sangat menarik," kata Pizarro, eks striker Bayern, dalam wawancara dengan laman resmi Bundesliga.
"Di Bundesliga, mungkin dalam sepuluh tahun terakhir Bayern menjuarai liga dengan mudah. Tapi tahun ini persaingan di jalur juara lebih seru. Dan saya sangat senang dengan situasi itu," imbuh sang legenda Peru.
"Orang-orang akan lebih menikmati Bundesliga dan kita akan lihat di akhir tim mana yang lebih kuat secara mental. Dan tim tersebut yang akan jadi juara liga."
Sabtu (6/5) malam ini, Bayern akan bertamu ke eks klub Pizarro lainnya, Werder Bremen, dan keesokan harinya Dortmund menjamu Wolfsburg.
"Ya, saya rasa laga ini lebih penting bagi Bayern," tuturnya mengomentari pertandingan di Weserstadion. "Mereka bermain untuk menjuarai liga dan sangat penting bagi mereka untuk menang."
"Saya rasa Dortmund ada dalam persaingan, mereka sempat ke puncak minggu lalu dan sekarang mereka di peringkat kedua lagi. Ini persaingan seru."
"Jadi sangat penting bagi Bayern untuk memenangi laga ini. Bagi Werder, saya rasa ini pertandingan yang tidak terlalu berarti karena mereka hampir sudah tidak berpeluang meraih apa-apa lagi."
