Para pemain Borneo FC tidak ingin terlena saat dijamu Barito Putera dalam lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Demang Lehman, Martapura, Kamis (31/10). Terlebih, Barito Putera saat ini sedang dalam motivasi untuk bisa terus menjauh dari papan bawah.
Seperti diketahui, Barito Putera saat ini masih berkutat di posisi ke-12 dengan 26 poin dari 25 laga. Sementara Borneo yang berada di peringkat ketiga juga membutuhkan poin untuk terus menempel pemuncak klasemen Bali United.
Secara rekor pertemuan, Borneo bisa dibilang mendapatkan hasil negatif jika berlaga di markas Barito Putera. Dua kekalahan dalam dua musim Liga 1 di kandang Laskar Antasari menjadi hal yang harus diperbaiki.
Berbagai antisipasi dan persiapan pun dilakukan skuad Pesut Etam. Terkait faktor non teknis yang bisa menjadi salah satu penyebab kekalahan tim, bek Borneo, Wildansyah, enggan ambil pusing.
"Yang kita pikirkan sekarang adalah masa depan, bukan masa lalu. Saya tak pernah memikirkan soal non teknis, karena kami datang untuk bermain bola, bukan untuk yang lain," tegas Wildansyah, dikutip laman resmi Borneo.
"Kami fokus bermain bola saja. Kalau misalnya terjadi non teknis yang merugikan, itu sudah di luar kemampuan kami," tambah eks pemain Persib Bandung itu.
Wildansyah juga menyadari Barito Putera saat ini memiliki skuad yang mumpuni. Maka itu, dia akan berupaya keras untuk meredam kelebihan yang dimiliki skuad asuhan Djadjang Nurdjaman tersebut. Termasuk untuk mematikan pergerakan striker asing Barito Putera, Rafael da Silva Alves.
"Selama ini saya lihat Barito Putera sangat kuat, terlebih memasuki putaran kedua. Ini ditambah dengan kedatangan pemain baru dalam tim mereka," ucapnya.
