Barito Putera terancam tidak turun dengan kekuatan penuh ketika melawan Arema FC pada lanjutan penyisihan Grup A Piala Menpora 2021. Duel tersebut dilangsungkan di Stadion Manahan, Solo, Kamis (25/3).
Keadaan tersebut membuat pelatih Barito Putera Djadjang Nurdjaman, mesti putar otak. Ia ogah memaksakan anak asuhnya bermain melawan Arema FC.
"Ada beberapa pemain yang cedera dan hingga hari ini belum bisa turun latihan penuh. Kami akan lihat besok pagi apakah layak diturunkan atau tidak," kata Djadjang.
"Cederanya tak terlalu serius, masih dalam tahap ringan. Tapi memang masih belum bisa ikut berlatih hingga hari ini. Dua di antaranya yang cedera adalah Bayu Pradana dan Rizky Pora. Semoga besok bisa tampil," Djadjang menambahkan.
Bayu dan Pora, mengalami cedera saat Barito Putera melawan PSIS Semarang, pada partai perdana Grup A beberapa hari lalu. Pertandingan tersebut berkesudahan dengan skor 3-3.
PSSI PersBerdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan dari laga versus PSIS, Djadjang menyebut kondisi fisik para pemainnya belum 100 persen. Maka dari itu, ia bakal melakukan rotasi untuk pertandingan kontra Arema FC.
"Karena kami juga ingin mencoba para pemain lain yang juga kami bawa ke Solo. Soal fisik semua tim kendalanya sama karena persiapan sangat minim. Kondisi fisik pemain kami baru sekitara 70 persen. Masih jauh dari sempurna," ucapnya.
Selain itu, pria yang familier disapa Djanur tersebut menyampaikan bukan perkara mudah mengalahkan Arema FC. Menurutnya, Singo Edan memiliki pemain yang berkualitas.
“Arema FC tim solid dan materi pemain mereka tidak banyak berubah dari kompetisi sebelumnya. Ditambah lagi, ada beberapa pemain yang sering keluar masuk timnas, seperti Hanif Sjahbandi, Kushedya Hari Yudo, dan Dendi Santoso,” ujarnya.
Kendati demikian, Djanur tetap percaya diri timnya bisa mengimbangi permainan Arema FC. Persiapan Barito Putera sudah matang untuk menatap pertandingan tersebut.
“Kami menganggap Arema tim kuat, tetapi kami akan memberikan perlawanan setimpal. Sebab, kami butuh poin pada pertandingan kedua untuk lolos dari fase grup,” tuturnya.


