Barito Putera menjajal pemain muda jelang kembali bergulirnya lanjutan Liga 1 musim ini. Laskar Antasari kedatangan pilar jebolan tim pelajar Indonesia U-18, Chris Robert Rumbiak.
Pemain asal Papua tersebut bakal dilihat kemampuannya selama satu pekan ke depan. Robert sudah mengikuti pemusatan latihan yang dilangsungkan Barito Putera di Yogyakarta.
Kesempatan yang didapatkan tersebut tak mau disia-siakan Robert. Pemain yang karib disapa Obet tersebut bertekad mengerahkan seluruh kemampuan terbaik yang dimiliknya.
"Pekan ini masih trial, saa harus bisa meyakinkan pelatih Djadjang [Nurdjaman]. Persaingan pasti ada, tapi saya tidak takut," kata Obet dikutip laman resmi klub.
Obet mengaku tak pernah menyangka Barito Putera memberi kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya secara langsung. Ia mengaku tidak pernah membayangkan hal tersebut bisa terjadi.
"Puji Tuhan sangat senang karena dari sekain banyak teman-teman di Papua, saya bisa terpilih mendapatkan tawaran dari klub Liga 1," ujarnya.
"Ini pengalaman pertama mendapatkan panggilan trial di klub. Sebelumnya saya bermain di tim pelajar, dan langsung dipanggil Barito Putera," ia menambahkan.
Goal IndonesiaKendati begitu, Obet menuturkan dapat sambutan positif dari skuad Barito Putera. Oleh karena itu, ia tidak canggung untuk mengeluarkan seluruh kemampuan yang dipunyainya.
"Pas pertama kali bergabung gugup dan masih malu-malu. Tapi setelah satu dua hari sudah biasa. Sambutan teman-teman di Barito Putera sanga baik sekali kepada saya," tutur pemuda kelahiran 24 Juni 2001 tersebut.
Dalam lanjutan Liga 1, Barito Putera tidak bisa berkandang di Stadion 17 Mei. Penyebabnya karena PSSI dan PT LIB memusatkan seluruh pertandingan di Pulau Jawa.
Alhasil, Barito Putera harus mencari stadion di Pulau Jawa untuk menjamu lawan-lawannya. Klub asal Banjarmasin tersebut memilih berkandang di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
Dijadwalkan Liga 1 dimulai pada 1 Oktober mendatang. Semua pertandingan dilangsungkan tanpa kehadiran penonton, untuk mencegah ada yang terinfeksi virus corona karena penyebarannya masih belum berhenti.
Sebelum Liga 1 dihentikan Barito Putera sudah bermain sebanyak tiga kali. Hasilnya, Rizky Pora dan kawan-kawan dikalahkan Madura United 4-0, Bali United 2-1, serta ditahan PSM Makassar 1-1.
