Barcelona melakukan perombakan setelah dikalahkan Bayern Munich 8-2 pada perempat-final Liga Champions. Pelatih Quique Setien dipecat dan menyusul kemudian direktur olahraga Eric Abidal. Pada konferensi pers virtual yang disiarkan Barca TV, presiden Josep Maria Bartomeu menyampaikan sejumlah rencana klub termasuk transfer pemain.
Bartomeu mengakui, pergerakan Barcelona di bursa transfer dibatasi anggaran belanja. Ini merupakan dampak pandemi Covid-19 serta fakta bahwa Barcelona untuk kali pertama sejak 2007/08 harus mengakhiri musim tanpa gelar. Klub Catalan itu sudah merencanakan untuk melepas sejumlah pemain, terutama yang berusia 30-an tahun. Tapi, tidak untuk satu nama.
"Siapa yang tidak bisa dilepas? Leo Messi. Dia tahu itu. Dia pemain terbaik di dunia," ujar Bartomeu. "Saya juga berbicara tentang Marc-Andre ter Stegen, Frenkie de Jong, Clement Lenglet, Ousmane Dembele, dan Antoine Griezmann."
"Beberapa pemain juga tahu mereka tidak dapat dijual. Kami menerima sejumlah tawaran. Ansu Fati punya banyak peminat, tapi kami takkan menjualnya. Dia masuk ke dalam daftar tidak dijual."
Bartomeu juga mengatakan, "Barca punya uang. Masalahnya, besaran gaji. Kami punya batasan gaji berdasarkan pemasukan. Jadi, kami harus mengurangi beban gaji itu supaya klub bisa mendatangkan pemain baru."
"Saya tidak mau menyakiti siapa pun dan saya ingin memuji tim, mereka terus memenangi berbagai gelar selama 12 tahun tanpa henti. Tapi, sudah waktunya mengucapkan selamat tinggal dengan segala rasa hormat untuk sebagian pemain."
Sang presiden menyerahkan sepenuhnya kepada pelatih baru Barcelona, Ronald Koeman yang tinggal menunggu waktu diumumkan secara resmi, untuk menentukan komposisi skuad musim 2020/21. Termasuk nasib pemain yang dipinjamkan ke Bayern Munich, Philippe Coutinho.
"Pelatih yang akan memutuskan. Jika sang pelatih menginginkannya, tahun depan dia akan bermain bersama kami," tukas Bartomeu.


