Krisis Barcelona Makin Gawat, Apa Itu Skandal 'Barcagate'?

Josep Maria Bartomeu Lionel Messi Antoine Griezmann Barcelona 2020-21 GFX
Getty/Goal
Berikut adalah segala informasi yang perlu Anda ketahui tentang skandal 'Barcagate' yang diwarnai penangkapan eks presiden Josep Maria Bartomeu.

Barcelona diterpa kabar negatif pada Senin (1/3) kemarin setelah mantan presiden klub Josep Maria Bartomeu dan sejumlah pejabat teras lainnya ditangkap polisi sebagai bagian dari investigasi 'Barcagate'.

Apa itu 'Barcagate' dan mengapa Bartomeu dan orang-orang penting lainnya di klub sampai ditahan pihak berwajib?

Berikut segala informasi yang perlu Anda ketahui tentang skandal menghebohkan yang semakin memperparah krisis Blaugrana.

Apa Itu 'Barcagate?'

'Barcagate' merujuk kepada proses penyelidikan terkait kasus yang melibatkan jajaran petinggi Barcelona di era Bartomeu. Sang eks presiden diduga melakukan kampanye kotor terhadap pemain dan mantan pemain yang kritis terhadap kebijakan klub.

Beberapa nama seperti Lionel Messi, Gerard Pique, dan Pep Guardiola menjadi sasaran kampanye negatif tersebut, di mana Barca ditengarai menyewa sebuah agensi bernama I3 Ventures untuk mengarang cerita negatif tentang mereka dan disebar melalui media sosial.

Bartomeu bersama tiga orang lainnya, yaitu CEO klub Oscar Grau, mantan penasihat Bartomeu, Jaume Masferrer, dan kepala bagian hukum Roman Gomez Ponti kini ditahan polisi sebagai bagian dari investigasi menyangkut perkara ini.

Investigasi sendiri pertama kali dibuka menyusul aduan yang dibuat sebuah kelompok fans Barcelona, yang mencurigai klub diam-diam membayar I3 Ventures untuk menciptakan imej positif bagi Bartomeu di media sosial sembari berusaha mencederai reputasi beberapa bintang Azulgrana.

Kasus ini pertama dibuka pada Februari 2020 setelah Cadena SER mengungkap bahwa Barcelona telah mengontrak I3 Ventures sejak akhir 2017.

Saat itu Barcelona membantah keras tudingan miring tersebut, namun pihak kepolisian tetap melanjutkan penyelidikan.

Polisi menggeledah kantor klub di Camp Nou pada Juni 2020 sebelum melakukan penangkapan terhadap Bartomeu dkk. pada Senin kemarin.

Istilah 'Barcagate' sendiri dipergunakan seiring dengan tren penamaan yang terinspirasi oleh 'Watergate'. Skandal politik 'Watergate', yang melibatkan mantan presiden Amerika Serikat Richard Nixon pada 1970-an, mempopulerkan pemberian akhiran '-gate' di kalangan media untuk membahas kasus-kasus dan kejadian kontroversial, baik itu di dalam maupun luar AS.

Mengapa Polisi Terlibat?

Menurut laporan Cadena SER, pihak berwenang terlibat karena investigasi ini mencakup kemungkinan pelanggaran pidana terkait manajemen - dalam hal ini dengan membayar harga yang jauh lebih mahal untuk layanan I3 Ventures (diduga hingga enam kali lipat tarif umum).

Selain itu, polisi juga mencurigai adanya kejahatan korupsi yang melibatkan beberapa figur klub.

Namun, patut digarisbawahi bahwa kecuali tuduhan tersebut terbukti, orang-orang yang digadang-gadang terlibat masih dilindungi asas praduga tak bersalah.

Siapa Itu Josep Maria Bartomeu?

Bartomeu

Bartomeu sebelumnya menjabat sebagai presiden Barcelona selama hampir tujuh tahun, dari Januari 2014 sampai Oktober 2020.

Ia naik sebagai orang nomor satu di Camp Nou menggantikan Sandro Rosell dan merupakan presiden ke-40 dalam sejarah Barcelona.

Di era kepresidenan Bartomeu, Blaugrana meraih empat trofi LaLiga Spanyol dan menjuarai Liga Champions 2014/15, namun di mata sebagian besar fans ia lebih dikenal sebagai orang yang bertanggung jawab atas kejatuhan klub menjelang akhir kepemimpinannya, terutama dalam saga transfer Messi.

Ia gagal mencari pengganti sepadan Neymar yang pindah ke Paris Saint-Germain, dan akhir periodenya ditandai musim nirgelar Barcelona pada 2019/20 dan kekalahan memalukan 8-2 dari Bayern Munich di perempat-final Liga Champions tahun kemarin.

Bartomeu mundur dari kursinya pada Oktober lalu menyusul derasnya tekanan dari fans Barcelona, yang melayangkan mosi tidak percaya untuk melengserkannya sebelum pemilihan presiden yang akan diadakan Maret ini.

Messi selaku bintang utama dan kapten tim tidak menutupi konfliknya dengan Bartomeu.

"Saya sudah bilang kepada klub, termasuk sang presiden, bahwa saya ingin pergi," ungkap Messi kepada Goal musim panas lalu. "Saya sudah mengatakan itu kepadanya sepanjang tahun. Saya percaya ini saatnya bagi saya untuk menyingkir."

"Saya percaya klub membutuhkan pemain-pemain yang lebih muda, pemain-pemain baru dan saya pikir waktu saya di Barcelona sudah selesai. Saya merasa sangat menyesal karena saya selalu katakan bahwa saya ingin menuntaskan karier saya di sini."

"Saya mengatakan itu kepada presiden dan, well, dia selalu mengatakan bahwa di akhir musim saya boleh memutuskan apakah saya ingin pergi atau bertahan dan pada akhirnya dia tidak menepati kata-katanya."

Setelah Messi akhirnya bertahan di Camp Nou, belum lama ini sang superstar Argentina kembali tersangkut intrik setelah detail kontraknya dengan nilai masif €555 juta bocor ke publik.

Bartomeu menyanggah bahwa dirinyalah yang sengaja membocorkan kontrak Messi.

Apa Itu I3 Ventures?

I3 Ventures adalah perusahaan milik pebisnis Argentina Carlos Ibanez.

Menurut situs resminya, I3 Ventures adalah perusahaan yang menggunakan "analisis data untuk membangun pengetahuan tentang perilaku manusia".

Mereka juga mendeskripsikan diri sebagai "agensi terpadu satu pintu dengan enam tahun pengalaman dalam strategi, riset, dan konstruksi brand. Pengalaman kami dengan audiensi online membuat kami bisa menganalisis dan memprediksi perilaku manusia dan menentukan aspek-aspek relevan yang dapat difokuskan." 

Gerard Pique sebelumnya sempat membahas tentang pengalamannya menjadi target berita negatif di media sosial, dengan I3 Ventures sebagai dalangnya.

"Saya tidak mau berbicara buruk tentang siapa pun tetapi ada kalanya [saya harus melakukan itu], seperti masalah dengan jejaring sosial. Sebagai pemain Barca, saya melihat klub saya telah mengeluarkan uang untuk mengkritik bukan cuma orang-orang dengan hubungan historis dengan klub, tetapi juga pemain-pemain aktif - dan itu barbar," tutur Pique kepada La Vanguardia, Oktober lalu.

"Saya meminta penjelasan [kepada Bartomeu] dan dia bilang: 'Gerard, saya tak tahu', dan saya percaya. Tapi kemudian, kita lihat orang yang bertanggung jawab menggunakan layanan [I3 Ventures] tersebut masih bekerja di klub."

Artikel dilanjutkan di bawah ini

Apa Sikap Barcelona?

Barcelona merilis pernyataan di situs resmi mereka yang menegaskan: "Menyangkut penggeledahan oleh Kepolisian Catalan pagi ini di kantor Camp Nou berdasarkan surat perintah pengadilan nomor 13 di Barcelona, yang menangani kasus terkait kontak dengan layanan pemantauan jejaring sosial, FC Barcelona telah menawarkan kerja sama penuh kepada otoritas hukum dan kepolisian untuk membantu menjernihkan fakta yang menjadi subyek investigasi."

"Informasi dan dokumentasi yang diminta oleh kepolisian yudisial hanya berhubungan dengan fakta-fakta menyangkut kasus ini."

"FC Barcelona mengekspresikan respek setinggi-tingginya untuk proses yudisial yang sedang berjalan dan untuk asas praduga tak bersalah bagi orang-orang yang terdampak dalam cakupan investigasi ini."

Tutup