Xavi mengaku bakal "kesulitan tidur" setelah Barcelona ditahan imbang 1-1 oleh Sevilla yang bermain dengan 10 pemain selama 30 menit terakhir, Rabu (22/12) dini hari WIB.
Ronald Araujo membalas gol Papu Gomez di Estadio Sanchez Pizjuan, namun Barca tak bisa menambah gol setelah Jules Kounde dikartu merah karena melempar bola ke muka Jordi Alba pada menit ke-64.
Sang pelatih memang memuji penampilan anak asuhnya, tetapi amat menyesali kesempatan emas mendaki tangga klasemen LaLiga.
"Rasanya manis tapi pahit, bikin saya kesulitan tidur," ujar Xavi pasca-laga dilansir oleh Marca. "Kami semestinya bisa menang, apalagi dengan keunggulan jumlah pemain."
"Kami harus lebih tenang saat unggul jumlah pemain. Kami bagus sekali di paruh pertama, dan kami bertumbuh. Kami menekan saat kehilangan bola dan lebih baik dalam mensirkulasi bola."
"Kami membutuhkan kemenangan demi bergerak ke tempat Liga Champions, tetapi saya bangga meski imbang. Kami kurang beruntung hari ini. Saya bangga dengan semua orang."
"Barcelona ini mulai terlihat seperti tim yang saya inginkan."
"Sayang sekali," imbuh Xavi. "Ini kesempatan emas untuk bergerak ke posisi Liga Champions."
"Sebiji poin tak ada artinya buat kami. Hal terburuk malam ini adalah hasilnya, tetapi kami di jalur yang tepat."
Satu poin ini menambah koleksi Barca menjadi 28 poin dan duduk di peringkat ketujuh, terpaut dua poin saja dari Rayo Vallecano di peringkat keempat.
Blaugrana terpaksa menutup 2021 dengan hasil imbang, mengingat mereka baru akan kembali beraksi pada 3 Januari dengan bertamu ke markas Mallorca di ajang LaLiga.




