Soccerex Europe - Day 1Getty Images Sport

Diterjemahkan oleh

Barcelona secara resmi menandatangani kesepakatan baru

Klub Barcelona secara resmi mengumumkan pada hari Selasa ini bahwa mereka telah merekrut penyerang asal Mesir, Hamza Abdel Karim (18 tahun), dengan kontrak yang berlaku hingga musim panas 2029, dalam kesepakatan yang dianggap sebagai penambahan berkualitas bagi akademi La Masia yang terkenal.

Klub Catalan tersebut telah mengaktifkan opsi pembelian pemain dari Al-Ahly Mesir, senilai 1,5 juta euro ditambah bonus, dalam kesepakatan di mana Hamza menandatangani kontrak berdurasi 3 tahun bersama Blaugrana.

Awal yang Sulit dan Awal yang Kuat

Minggu-minggu pertama Hamza di Barcelona tidaklah mudah karena masalah visa, yang memaksanya kembali ke Mesir untuk mempercepat penyelesaiannya, sebelum akhirnya ia bisa tampil untuk pertama kalinya pada awal Maret lalu.

Meskipun tujuan awalnya adalah bergabung dengan Barcelona Athletic, ia justru mulai bermain bersama tim junior; di mana dalam beberapa minggu saja ia membuktikan diri sebagai “penyerang langka di Akademi La Masia”, menurut penilaian klub.

6 gol dalam 11 pertandingan

Penyerang Mesir ini mencetak 6 gol dalam 11 pertandingan bersama Barcelona, menunjukkan kemampuan luar biasa dalam menyelesaikan serangan dengan cemerlang, dalam penampilan memukau yang membuatnya layak masuk ke skuad Tim Nasional Mesir untuk Piala Dunia 2026 di bawah asuhan Hossam Hassan.

Dari La Masia ke Piala Dunia

Abdul Karim dianggap sebagai satu-satunya penyerang murni dalam skuad Al-Fara'una, dan ia tampil dalam dua pertandingan pertama di Piala Dunia melawan Belgia dan Selandia Baru, di mana ia bermain sekitar 20 menit di setiap pertandingan, serta menjadi bagian dari tim Mesir yang meraih kemenangan pertamanya sepanjang sejarah di turnamen tersebut atas Selandia Baru.

Hamza juga menerima pelatihan langsung dari Mohamed Salah sebelum turnamen dimulai, sebuah langkah yang mencerminkan perhatian besar terhadap pengembangan bakat muda.

Masa Depan yang Menjanjikan

Klub Catalan tersebut menyoroti kualitas unik Hamza yang membedakannya dari pemain akademi muda lainnya, serta semangatnya yang tinggi untuk belajar, sekaligus menegaskan keinginan mereka untuk mengembangkannya agar menjadi “penyerang yang lebih dari sekadar pencetak gol”.

Iklan