Tim Barcelona meraih sejumlah keuntungan dari kemenangan berharga dengan skor 2-1 yang diraih atas Atlético Madrid pada Sabtu malam ini, dalam rangkaian pertandingan pekan ke-30 La Liga.
Pertandingan ini berlangsung dengan banyak lika-liku yang menambah keseruannya, di mana menit-menit terakhir babak pertama sangat gila, dengan masing-masing tim mencetak satu gol, serta pengusiran pemain Atlético Madrid Nicolás González, sementara drama semakin memuncak di akhir babak kedua, yang berakhir dengan gol penentu (menit 87) yang dicetak oleh pemain veteran Robert Lewandowski, memecah kebuntuan dan memberikan kemenangan bagi tim Catalan.
Selain melanjutkan rentetan kemenangan Barcelona, Blaugrana memperlebar jarak dengan Real Madrid menjadi tujuh poin, sehingga melangkah mantap menuju gelar juara, delapan putaran sebelum kompetisi berakhir.
Baca juga: Di atas reruntuhan Liverpool.. Haaland mencetak prestasi luar biasa
Baca juga: Kekalahan yang menyakitkan: Mbappé gagal dalam ujian... dan Mallorca memanfaatkan kelemahan sang bintang yang sudah tua
Tim asuhan pelatih Hans Flick juga mencatatkan statistik luar biasa malam ini: Barcelona menjadi satu-satunya tim tamu yang meraih empat kemenangan beruntun di La Liga di kandang Atletico Madrid.
Selain itu, statistik dari jaringan Squawka setelah pertandingan menunjukkan betapa besarnya perbedaan antara kedua tim musim ini.
Jaringan tersebut menegaskan bahwa Barcelona adalah tim yang paling banyak mengumpulkan poin saat tertinggal dalam skor: mengumpulkan 21 poin, yang mencerminkan kemampuan tim untuk membalas dan mengubah jalannya pertandingan, serta perjuangan mereka yang tak kenal lelah. Sementara itu, Atletico Madrid justru sebaliknya, karena kehilangan 22 poin setelah sempat memimpin skor di La Liga.
Baca juga: Skakmat.. Permainan Berakhir: Salah Terjebak dalam Tipu Daya Besar
Baca juga: Hassan Shehata: Salah layak untuk Real Madrid dan Barcelona... dan kami akan menjalani Piala Dunia tanpa rasa inferioritas


