Gerard Pique membuat Barcelona pusing tujuh keliling tidak lama setelah mereka memastikan diri lolos ke babak final Copa del Rey usai memadamkan mimpi Sevilla.
Pemenang Piala Dunia tersebut belakangan memang sering dihantam cedera di area lutut dan sekarang dia kembali ke ruang perawatan Blaugrana.
Parahnya, tidak diketahui atau setidaknya belum diumumkan secara pasti kapan sang pemain bertahan tangguh tersebut akan kembali ke lapangan hijau.
"Hasil pemeriksaan tim medis memperlhihatkan Gerard Pique masalah pada lutut kanannya. Dengan demikian dia tidak dapat bermain dan seberapa cepat dia bereaksi akan menentukan kapan dia akan kembali," pernyataan resmi klub.
"Bek tengah Barca ini jadi starter dan bermain selama 120 menit saat menang atas Sevilla, dan menjadi salah satu bintang di atas lapangan. Dia memimpin kebangkitan tim dengan menyumbang gol di injury time yang memaksa babak tambahan waktu."
"Musim ini Pique telah bermain di 15 pertandingan dengan kontribusi dua gol."
Pique dipaksa parkir pada November 2020 karena masalah lutut dan kehilangan banyak pertandingan dalam tiga bulan.
Dia absen di 24 pertandingan seiring sulitnya pasukan Ronald Koeman menemukan konsistensi permainan yang sangat dibutuhkan untuk bersaing di jalur juara di kompetisi berbeda di waktu bersamaan.
Kabar dari luar beredar menyebutkan Pique harus absen setidaknya hingga jeda internasional mendatang selesai.
Andai penilaian tersebut tepat, maka Koeman tidak bisa memainkan salah satu bintang andalannya tersebut untuk empat pertandingan ke depan.
Pique mungkin harus menyaksikan rekan setimnya berjuang lawan Osasuna, PSG, Huesca dan Real Sociedad dari sisi lapangan. Meski demikian terbuka kemungkinan baginya untuk tampil di El Clasico jilid kedua di Santiago Bernabeu, pertengahan April nanti.




