Barcelona dilaporkan mendapat sanksi denda mencapai €800.000 (Rp13,1 miliar) lantaran melanggar peraturan Financial Fair Play (FFP).
Dalam beberapa tahun terakhir, Blaugrana memang mengalami kesulitan finansial dengan utang menggunung dan bahkan sampai sempat tak bisa mendaftarkan pemain baru mereka di bursa transfer musim panas.
Demi menyeimbangkan neraca, mereka sampai memohon kepada para pemain untuk bersedia potong gaji serta menarik 'tuas ekonomi' lewat penjualan aset-aset seperti hak siar.
Langgar FFP, Barcelona kena denda
Getty ImagesMereka juga diharuskan menaati batasan gaji yang ditegakkan oleh La Liga, tetapi kabar terkini mengklaim bahwa Barca melewati batasan tersebut gara-gara perekrutan Andreasa Christensen dan Dani Alves, serta perpanjangan kontrak Ronald Araujo.
Per ARA, pelanggaran tersebut terjadi di tahun finansial 2021/22 dan kini raksasa Catalunya itu diharuskan membayar denda sebesar €800.000. Pihak Barca telah mengajukan banding terhadap dakwaan itu kepada RFEF UEFA.
Alves dan Christensen sama-sama didatangkan tanpa biaya transfer di musim panas 2022. Nama pertama bahkan disebut-sebut potong gaji besar-besaran demi balik ke Camp Nou. Sementara Araujo menyepakati kontrak baru April lalu yang berdurasi empat tahun.
Situasi finansial Barca
GettyMeski dihimpit krisis, Barcelona telah menghabiskan sekitar €153 juta (Rp2,5 triliun) di musim panas 2022, mendatangkan nama-nama seperti Robert Lewandowski, Raphinha, sampai Jules Kounde demi kembali menyaingi Real Madrid.
Hal itu bisa terjadi berkat tuas ekonomi alias penjualan aset yang "menyelamatkan Barcelona dari kehancuran", menurut sang presiden Joan Laporta. Namun kini Barca tak bisa mengulang langkah tersebut di masa mendatang.
Presiden La Liga Javier Tebas berkata kepada Mundo Deportivo: "Tuas [ekonomi] mereka berhasil musim ini, tetapi tidak akan bisa untuk musim berikutnya."
"Mereka harus mengurangi besaran gaji, tidak boleh melebihi €500 juta (Rp8,2 triliun)."
Selanjutnya untuk Barcelona
Saat ini Barcelona menduduki puncak klasemen La Liga dengan 38 poin setelah 15 laga, mengungguli selisih gol Real Madrid yang memiliki poin yang sama.
Sayangnya nasib pasukan Xavi di Eropa berbeda 180 derajat, mereka degradasi ke Liga Europa dan harus bertarung memperebutkan tempat di 16 besar melawan Manchester United.
Barca akan menyambangi markas Intercity di ajang Copa del Rey, Kamis (5/1) dini hari WIB.




