Guilllermo Amor mendinginkan rumor Ernesto Valverde di ambang pemecatan setelah Barcelona kalah dari Atletico Madrid di Supercopa de Espana.
Barca kebobolan dua gol di sembilan menit terakhir yang berujung kekalahan 3-2 dari Atletico di semi-final di Arab Saudi, Jumat (10/1) dini hari WIB.
Meski masih memuncaki klasemen La Liga, Barca hanya sekali menang dari lima laga terakhir, tiga di antaranya berujung seri yang membuat Valverde kembali berada di ujung tanduk.
Namun Armor — direkrut hubungan institusi dan olahraga klub — mendinginkan wacana Valverde bakal didepak.
“Kekalahan ini sangat menggangu kami. Kami terus berlanjut, ini sangat panjang,” papar Amor kepada Movistar+ usai laga.
“Ada banyak laga yang sangat penting. Dari sini Anda bicara tentang Valverde, tidak ada apa-apa.”
Setelah gol pembuka Koke di menit ke-46, Barca mengklaim keunggulan berkat gol-gol Lionel Messi dan Antoine Griezmann.
Namun, penalti Alvaro Morata membawa Atletico menyamakan skor sebelum Angel Correa mencetak penentu kemenangan di sisa empat menit.
Amor mengeluhkan hasil akhir, dengan gol Messi dan Gerrard Pique dianulir VAR karena handball dan offside.
“Ketika Anda pernah bermain sepakbola, Anda tahu hal-hal seperti ini dapat terjadi, khususnya di laga penting dengan tim kuat,” imbuhnya.
“Apa yang Anda pikir menang, Anda kalah. Dalam rangkuman pertadingan, saya pikir kami mendominasi babak pertama. Mereka melaju dan dua gol yang dianulir mengindikasikan kami nyaris dan superior.”




