Carlo Ancelotti senang dengan kemenangan 2-1 Real Madrid atas Barcelona di Camp Nou, Sabtu (24/10) malam WIB, mengatakan bahwa timnya bermain cerdas dan praktis.
Los Blancos sukses meraih tiga poin di kandang Blaugrana lewat gol yang diciptakan oleh David Alaba pada menit ke-32 dan Lucas Vazquez di injury time, sementara pasukan Ronald Koeman hanya mampu membalas lewat gol debut Sergio Aguero di penghujung pertandingan.
Meski berhasil keluar sebagai pemenang, Ancelotti mengakui timnya selalu tertekan oleh permainan tim tuan rumah, namun sang manajer menegaskan bahwa pertahanan anak asuhnya cukup solid.
Apa yang dikatakan?
"[Permainan Real Madrid] praktis dan cerdas," kata Ancelotti usai pertandingan. "Kami sangat bagus dalam bertahan."
"Kami beberapa kali salah melakukan umpan, tapi kami sangat efektif dalam serangan balik. Tim ini memiliki banyak kualitas dan kami harus menikmatinya. Ini bukan pertandingan yang mudah dan kemenangan ini membuat kami senang."
Kemenangan ini lantas tak membuat Ancelotti berpuas diri. Pria asal Italia tersebut mengklaim bahwa timnya masih perlu berbenah, apalagi jika melihat jalannya babak pertama, di mana Los Blancos kurang tajam dalam membangun serangan.
"Kami menunjukkan permainan yang cerdas. Sangat bagus di lini belakanga dan sangat berbahaya saat melakukan serangan balik," kata Ancelotti kepada Movistar+.
"Pada awalnya, kami seharusnya lebih baik ketika membangun serangan dari belakang dan ketika mengedarkan bola. Namun setelah mencetak gol, kami memiliki lebih banyak peluang dan lebih banyak menguasai bola."
Don Carlo menambahkan: "Kami bertahan dengan baik. Komitmen para pemain sangat bagus. Anda tidak perlu bekerja keras sendiri. Ini adalah DNA tim."
"Dua pemain bertahan mencetak gol dan ini berarti kami ingin menyerang. Kami telah melakukannya dengan sangat baik."
"Semua orang suka menekan tinggi di lapangan. Kadang-kadang itu bisa dilakukan tapi bertahan dengan baik adalah pilihan yang tepat juga."
"Saya tidak suka mengevaluasi tim lawan. Kami menderita dalam pertandingan ini. Barcelona berjuang sampai akhir."




