Pekan ini bakal diakhiri hamparan laga terpenting di LaLiga dalam hampir 50 tahun terakhir. Empat tim teratas, empat laga tersisa, enam poin terbentang.
Saat garis finis mulai terlihat pada jornada ke-35 Divisi Primera Spanyol, semua klub favorit semakin mendekat dan kegugupan pun mengelilingi.
Terdekat, pemuncak klasemen sementara Atletico Madrid bakal menghadapi Barcelona di Camp Nou, Sabtu (8/5) pukul 21:15 WIB.
Sehari berselang, Real Madrid akan menjamu Sevilla di Stadion Alfredo Di Stefano, Senin (10/5) pukul 02:00 dini hari WIB.
Di tabel klasifika, Atletico berada di urutan teratas dengan koleksi 76 poin, yang diikuti Madrid dan Barca dengan 74 poin, lalu Sevilla di posisi keempat dengan 70 poin.
Mereka bakal finis di empat besar, tapi belum diketahui urutannya. Soalnya, gap poin Sevilla ke tim peringkat lima, Real Sociedad, menganga hingga 26 angka!
Barcelona Vs Atletico
Laga ini sekaligus mewakili pencapaian penting dalam karier masing-masing pelatih, Ronald Koeman dan Diego Simeone.
Barca punya kesempatan raih gelar dobel setelah Copa del Rey. Sedangkan Atletico berpeluang mendekatkan gelar liga pertama di era Simeone dalam satu dekade terakhir.
Megabintang Lionel Messi tentu bakal terus disorot. Di samping kontraknya yang bakal habis akhir musim ini, statusnya sebagai top skor sementara kompetisi pun bakal diuji melawan tim yang paling minim kebobolan.
(C)Getty ImagesSementara di sisi Atleti, Luis Suarez ditunggu untuk mencetak gol ke gawang mantan klubnya. Apalagi laga ini bisa jadi momen yang pas untuk memutus paceklik gol yang masih mandek di angka 19 pasca-cedera hamstring.
Marcos Llorente juga bisa curi panggung. Maklum, gelandang berusia 26 tahun itu juga jadi pilar Atleti musim dengan sumbangan 12 gol dan 10 asssit di LaLiga.
Madrid Vs Sevilla
Meski baru disingkirkan Chelsea di semi-final Liga Champions, sulit untuk mencopot label favorit skuad arahan Zinedine Zidane pada laga-laga penting.
El Real adalah juara bertahan. Musim ini, mereka telah mengalahkan Barcelona dua kali di LaLiga, menundukkan Sevilla, dan menang serta imbang kontra Atletico.
Poin penting lainnya, Madrid memiliki rekor “head-to-head” terbaik dan hasil tersebut juga menunjukkan seberapa sering mereka sukses menyelesaikan pekerjaan krusial.
Pengalaman Los Blancos jadi instrumen penting untuk meraih gelar satu-satunya yang masih mungkin untuk diraih musim ini. Itu belum ditambah dengan kembalinya sang kapten, Sergio Ramos, yang telah pulih dari cedera otot.
Getty ImagesSedangkan ambisi Sevilla untuk merebut gelar liga pertama sejak 1946 semakin redup, kendati secara matematis masih terbuka. Kekalahan 1-0 dari Athletic Bilbao, awal pekan ini, menipiskan peluang skuad asuhan Julen Lopetegui.
Namun, pencapaian dengan lebih cepat mengamankan spot Liga Champions terbilang bersejarah bagi musim terbaik Youssef En-Nesyri cs.
“Para pemain berhak mendapatkan penghormatan besar,” ucap Lopetegui, belum lama ini.
Konstelasi papan atas LaLiga yang seperti ini memang ditunggu-tunggu sejak lama, khususnya bagi penonton netral. Maklum, biasanya Madrid atau Barca melulu yang sudah memastikan gelar dari jauh-jauh hari.
Jadi, kini setiap detail akan menentukan. Jika melewatkan momentum, angan-angan meraih titel bakal ambyar.
