Barcelona gagal memperpanjang momentum kemenangan mereka setelah terjegal saat menyambangi markas tim papan bawah La Liga Almeria, Senin (27/2) dini hari WIB, lima hari sebelum melakoni El Clasico versus Real Madrid di semi-final Copa del Rey.
Almeria sukses mencederai kampanye juara La Liga Blaugrana saat gol semata wayang El Bilal Toure di babak pertama sudah cukup untuk merampas tiga poin dari sang pemimpin klasemen.
Ini menjadi kekalahan kedua berturut-turut anak asuh Xavi Hernandez, yang sebelumnya diempaskan Manchester United 2-1 (agregat 4-3) di kontes Liga Europa.
Dengan duel melawan sang rival bebuyutan sudah di depan mata, tak sedikit yang mencurigai bahwa Barca pecah konsentrasi gara-gara kepikiran laga El Clasico kontra Madrid yang digelar Jumat (3/3) dini hari WIB besok.
Kendati demikian, bek Barca Eric Garcia menepis anggapan itu dan berkata bahwa kekalahan ini murni terjadi karena mereka gagal meruntuhkan pertahanan Almeria.
"El Clasico tak memengaruhi kami, kok. Kami cuma tidak tampil dengan intensitas yang diperlukan, itu saja," ungkapnya dilansir Sport.
Getty Images"Mereka sangat ketat di tengah. Mereka membiarkan kami mengirim umpan silang, tapi mereka menumpuk pemain [di kotak penalti] sehingga sulit untuk menciptakan peluang."
Frenkie de Jong turut mengamini pernyataan Garcia, menegaskan bahwa La Liga adalah kompetisi penting yang ingin mereka menangkan.
"Kami tidak kepikiran El Clasico," tegas De Jong. "La Liga sangatlah penting dan laga yang berikutnya selalu menjadi yang terpenting."
Kekalahan ini dilabeli sebagai "pukulan besar" karena Barca gagal memanfaatkan hasil imbang El Real di derbi Madrid melawan Atletico sehari sebelumnya. Kini, gap antara kedua tim tidak berubah dan tetap tujuh poin.
"Kami kecewa berat, padahal punya peluang untuk unggul 10 poin. Sekarang gapnya cuma tujuh tapi kami tidak menyangka bisa kalah di sini."
