Manajer pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong, meminta Ansan Greeners, membantu Asnawi Mangkualam untuk beradaptasi. Ia yakin bila permintaannya dilakukan, klub berjulukan Green Wolves tersebut bakal memetik hasilnya.
Tae-yong berandil besar dalam kepindahan Asnawi. Ia adalah orang yang memberikan rekomendasi kepada Ansan Greeners untuk memboyong eks pilar PSM Makassar tersebut.
"Waktu data diri Asnawi ada dalam daftar rekrut Ansan, saya langsung bilang ke mereka. Tidak perlu kalian menonton video Asnawi, percaya sama saya, kontrak dia," kata Tae-yong saat wawancara dengan SportsG Korea.
"Tapi satu yang saya ingin tekankan ke mereka. Tolong buat Asnawi beradaptasi dengan baik. Adaptasi adalah yang penting bagi pemain asing. Jika Asnawi berhasil beradaptasi dengan baik,dia tidak berbeda dengan pemain Korea lain," Tae-yong menambahkan.
Bermain di Korea Selatan, menjadi pengalaman baru buat Asnawi. Oleh karena itu, Tae-yong juga memberikan petuah supaya pesepakbola berusia 21 tahun tersebut bisa bermain maksimal.
"Saya bilang harus bisa adaptasi. Saya berbicara sambil minum teh, sambil menasihati agar dia bisa mempersiapkan diri dengan baik untuk nanti di Korea," ujar pria berzodiak Gemini tersebut.
Goal IndonesiaSelain itu, Tae-yong mengungkap kelebihan yang dipunya Asnawi. Menurutnya, eks pemain timnas Indonesia U-19, mempunyai semangat pantang menyerah dan dapat bermain di beberapa posisi.
"Saya rasa kemampuannya berada di level yang layak bermain di Korea. Gaya permainan Asnawi itu, kalau diibaratkan dengan pemain Korea seperti Choi Hyo-jin [Jeonnam Dragons] atau Choi Chul-soon [Jeonbuk Motors]," ucapnya.
"Jika berhadapan dengan lawan, dia akan menghancurkannya. Dia kejar lawan. Maka nanti di Korea, dia tidak akan kesulitan bertahan di tim, karena semangatnya berbeda," ia melanjutkan.
Kabarnya, Asnawi bakal menerima kontrak selama satu musim dengan opsi perpanjangan. Mantan penggawa Persiba Balikpapan tersebut dalam dekat ini bakal diperkenalkan kesebelasan yang bermain di K-League 2.
Dikontrak Ansan Greeners, bakal menjadikan Asnawi sebagai orang Indonesia pertama yang berkiprah di semua level kompetisi Korea Selatan. Ia juga akan menjadi sosok pertama menggunakan kuota pemain Asia Tenggara, yang diterapkan di liga mulai musim lalu.


