Ancaman pemogokan umum di region Catalunya pada Jumat (18/10) mendatang membuat Barcelona siap mengganti rencana perjalanan mereka untuk melakoni laga tandang La Liga Spanyol melawan Eibar.
Barcelona dijadwalkan bertanding di Ipurua Stadium, Sabtu (19/10) pukul 13:00 waktu setempat. Normalnya, untuk melakoni duel ini, Barca menyewa pesawat terbang ke Bllbao sebelum melanjutkan perjalanan darat memakai bus ke Eibar sejauh 40 kilometer.
Namun, ketidakpastian membayangi rencana perjalanan tersebut setelah masyarakat Catalunya berencana melakukan pemogokan di sejumlah fasilitas publik. Mereka ingin melumpuhkan seluruh region sebagai bentuk protes terhadap hukuman penjara yang baru saja dijatuhkan pemerintah Spanyol terhadap politisi dan pemimpin pro-kemerdekaan Catalunya.
Awal pekan ini, bandara El Prat Barcelona sudah ditutup sebagian seiring dengan munculnya gelombang pertama dari para pemrotes pro-kemerdekaan. Senin (14/10) kemarin, gelandang Blaugrana Ivan Rakitic -- yang baru kembali setelah membela Kroasia -- kedapatan berjalan kaki ke rumahnya setelah akses jalan ke arah bandara El Prat diblokir.
Situasi yang tidak kondusif tersebut membuat Barcelona mempertimbangkan untuk memakai bus agar tidak terlambat bertanding melawan Eibar. Opsi memakai kereta api sudah dicoret karena pemogokan juga akan terjadi di stasiun.
"Klub secara serius menganalisis untuk memakai bus pada laga tandang ini, yang akan menempuh jarak 589 kilometer dengan waktu perjalanan hampir enam jam," demikian kabar yang dilansir AS.
Lionel Messi dkk. pun tampaknya harus "membelah" sisi timur Spanyol menggunakan bus sejauh hampir 600 km. Jarak tempuh tersebut kira-kira setara dengan jalur darat dari Jakarta ke Yogyakarta.
Terakhir kali Barcelona menempuh perjalanan jauh memakai bus terjadi pada leg pertama semi-final Liga Champions 2009/10 melawan Inter Milan. Kala itu, mereka menempuh jalur darat sejauh hampir 1000 km akibat erupsi gunung di Islandia yang menggangu lalu lintas penerbangan.




