OLEH DONNY AFRONI & AURELIUS BALAKOSA
Manajemen PSIS Semarang tidak hanya memilih Vincenzo Alberto Annese menangani Mahesa Jenar di Liga 1 2018, namun juga menunjuk Julio Alcorse menjadi penerjemaah sang pelatih, serta Bambang Nurdiansyah sebagai direktur teknik.
CEO PSIS, AS Sukawijaya, mengatakan, Bambang menggantikan peran Setyo Agung Nugroho yang ditunjuk menjadi manajer tim, serta membantu tugas Annese. Menurut pria dengan sapaan akrab Yoyok ini, Annese butuh masukan dari sosok yang mengenal persepakbolaan Indonesia.
“Pak Bambang sudah memahami dan mengenal sepakbola Indonesia, dan juga menjadi instruktur pelatih. Nanti Pak Bambang akan memantau PSIS supaya bisa membantu tugas pelatih, tapi tidak ikut campur kebijakan, hanya 'melihat dari jauh',” ujar Yoyok.
Sedangkan mengenai penunjukkan Alcorse, Yoyok menyatakan, hal itu agar mempermudah komunikasi pelatih dengan pemain, walau bahasa sepakbola selalu sama.
“Alcorse akan mendampingi pelatih, karena mampu berbahasa Inggris dan Italia, sehingga tidak ada masalah dalam komunikasi dengan pemain. Bahasa sepakbola itu universal, jadi saya rasa tidak ada masalah dengan adaptasi,” imbuh Yoyok.
Mengenai alasan merekrut Annese, Yoyok menyatakan, pria asal Italia itu merupakan pelatih berpengalaman, dan memiliki lisensi UEFA Pro. Ia berharap Annese bisa segera menyatu dengan tim, maupun sebaliknya.
“Saat presentasi di hadapan manajemen sangat meyakinkan. Selain pengalaman, dia juga memiliki visi misi yang sama dengan manajemen, yakni menyukai pemain-pemain muda usia. Saya berharap dia langsung menyatu dengan tim dan mempersiapkan tim menjelang partai away perdana ke kandang PSM Makassar,” ucap Yoyok. (gk-18)
