Presiden Brescia, Massimo Cellino membuat kehebohan setelah secara kontroversial menyebut situasi tak menentu Mario Balotelli di klub sebagai "hitam".
Balotelli telah dicoret dari skuad yang berlaga kontra AS Roma dalam lanjutan Serie A, Minggu (24/11) kemarin, menyusul insiden di tempat latihan yang membuatnya diusir oleh pelatih Fabio Grosso, meski belakangan Grosso mengindikasikan bahwa Balotelli tidak mengerahkan segenap tenaga saat berlatih.
"Saya menuntut intensitas dan tempo tinggi dalam sesi latihan," kata Grosso. "Ketika itu tidak ada, saya lebih suka mengubah dan membuat sesi latihan lebih sulit. Ia tidak melakukan itu. Pada titik tertentu, ia harus membantu dirinya sendiri."
Namun, Senin (25/11), ketika hadir dalam acara majelis Serie A, Cellino yang mendapat pertanyaan dari awak media mengenai situasi Balotelli justru memberikan komentar kontroversial.
"Apa yang ingin Anda dengar dari saya tentangnya," buka sang presiden. "Ia hitam. Ia bekerja untuk meringankan beban tapi mengalami kesulitan. Kami tidak bisa berpikir bahwa hanya satu pemain saja yang akan menyelamatkan tim. Itu akan terdengar keliru bagi tim."
Perdebatan pun muncul atas pemilihan kata yang digunakan Cellino mengenai 'nero' sebuah kata dalam bahasa Italia yang bisa berarti 'suram' dan juga 'hitam', sementara 'schiarirsi' bisa diartikan sebagai 'meringankan' atau juga 'membersihkan'.
Komentar kontroversial Cellino tersebut muncul hanya beberapa pekan setelah Balotelli menjadi sasaran aksi rasisme dari suporter Hellas Verona.
