Balotelli Brescia UdineseGetty Images

Brescia Lepas Tangan Soal Mario Balotelli Yang Sebut Darurat Virus Corona Untungkan Juventus

Brescia merilis pernyataan resmi yang menjauhkan pihak mereka dari penyataan kontroversial Mario Balotelli tentang Juventus yang diuntungkan dengan situasi darurat virus corona di Italia.

Dalam sesi tayangan langsung di Instagram, sang striker menyebut Serie A tetap memainkan pekan ke-26, termasuk Juventus yang menang 2-0 atas Inter Milan pada Senin (9/3) lalu, karena mereka sengaja ingin membuat Bianconeri kembali memuncaki klasemen sebelum menghentikan liga.

"Mereka harus menunggu sampai Juventus kembali ke puncak klasemen sebelum menghentikan liga," ujar Balotelli sembari tertawa.

"Sejujurnya, saya berharap Serie A tidak bergulir kembali sampai tidak ada lagi kasus [virus corona]. Saya marah ketika awalnya saya mendesak agar semuanya berhenti bermain dan orang-orang mencaci maki saya atas hal itu. Mungkin sekarang mereka menyadari situasinya."

"Masalahnya, ketika di Swiss mereka berkata 'jangan tinggalkan rumah', orang-orang di sana patuh. Di Italia, masalahnya berbeda. Jika kita tidak segera menemukan solusi, maka kita akan menuju 2021 dan tetap memiliki virus corona."

Meski belakangan ada klarifikasi soal komentar kontroversial Balotelli yang disebut sekadar sebagai gurauan, namun Brescia sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda membela sikap pemain 29 tahun itu yang berpotensi menuai banyak kecaman.

"Secara khusus, Mario Balotelli selama sesi tayangan langsung di Instagram yang ditampilkan ulang di YouTube, memuat komentar yang menyinggung adanya 'keuntungan' bagi satu tim [Juventus] dalam perburuan gelar juara," tulis Brescia.

"Brescia Calcio menggarisbawahi bahwa sindiran semacam itu sepenuhnya bersifat pribadi dan sama sekali tidak mewakili klub."

Sejauh ini, dua pemain Serie A, Daniele Rugani dan Manolo Gabbiadini telah dinyatakan positif mengidap virus corona dan Serie A mengalami penundaan hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Iklan
0