Striker Brescia, Mario Balotelli mengecam mereka yang menyangkal telah ada aksi rasisme dalam pertandingan Serie A, Minggu (3/11), di Hellas Verona dan menyebut mereka bukanlah "pria sejati".
Balotelli menendang bola dengan penuh emosi ke arah suporter Verona di awal babak kedua laga yang berlangsung di Marcantonio Bentegodi tersebut setelah mendengar sorakan rasisme, sebelum mengancam akan meninggalkan lapangan.
Wasit menghentikan permainan sebelum menjalankan protokol pertandingan, dengan imbauan dilakukan panitia pertandingan kepada para suporter guna meredakan masalah.
Balotelli kemudian dibujuk untuk melanjutkan permainan hingga akhirnya mencetak gol hiburan bagi Brescia pada menit ke-85 setelah sempat tertinggal dua gol.
Selepas pertandingan, pelatih Verona, Ivan Juric dan presiden klub Maurizio Setti mengklaim mereka tidak mendengar adanya pelecehan yang ditujukan kepada Balotelli, dengan Juric mengatakan: "Saya tidak takut untuk mengatakannya: hari ini, tidak ada apa-apa, tidak ada cemoohan rasis."
Dalam unggahan video yang menunjukkan reaksi sekaligus golnya melalui laman Instagram, Balotelli menuliskan: "Terima kasih kepada semua kolega di dalam dan luar lapangan atas solidaritas yang disampaikan kepada saya dan semua pesan yang saya terima dari fans. Terima kasih yang tulus. Anda telah menunjukkan pada diri Anda telah menjadi pria sejati, bukan seperti mereka yang menyangkal bukti [rasisme]."
Balotelli juga mengunggah kembali video yang diambil oleh penggemar saat dirinya dilecehkan dan menulis: "Kepada 'orang-orang' yang menirukan suara monyet: kalian memalukan. Kalian memalukan. Membuat malu diri di hadapan anak-anak, istri, orang tua, kerabat, teman-teman dan yang mengenal kalian...memalukan."


