Pelatih Bali United Stefano Cugurra tetap menaruh kewaspadaan terhadap ujung tombak PSM Makassar Eero Markkanen, meski belum memperlihatkan kontribusi besar bagi tim. Bali United menjamu PSM di Stadion Dipta Gianyar, Kamis (1/8) malam WIB.
Markkanen baru dimainkan tiga kali, satu diantaranya sebagai starter, dari enam laga PSM di Liga 1 2019. Penyerang asal Finlandia ini pun belum menyumbangkan satu gol bagi Juku Eja.
Namun catatan itu tidak memengaruhi Cugurra. Menurutnya, postur jangkung membuat Markkanen bisa memaksimalkan duel udara. Cugurra menegaskan, ia mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi di laga besok sore.
“Dia adalah penyerang yang tinggi, dan bola atas pastinya menjadi kelebihannya. Siapa pun yang kami pilih untuk mengisi posisi di belakang harus siap memberikan marking untuk dia,” kata pelatih dengan sapaan Teco ini dikutip laman resmi klub.
“Kami juga baru saja menghadapi Persib dengan pemain depan mereka yang tinggi, dan kami mampu menahan pergerakan mereka. Saat kami akan kembali bertemu lawan dengan pemain depan yang tinggi, tentu kami sudah siap.”
Sementara absennya Wiljan Pluim juga dianggap tidak mengurangi kekuatan PSM. Teco menyatakan, tim asuhan Darije Kalezic itu memiliki materi pemain merata di tiap lini.
“Walaupun kami tahu Pluim adalah pemain bagus, tapi saya yakin pemain PSM lainnya juga punya kualitas bagus. Jadi absennya Pluim tidak akan terlalu berpengaruh dengan kekuatan mereka. PSM tetap tim yang kuat, dan patut diwaspadai,” tandas Teco.
SIMAK JUGA: KLASEMEN LIGA 1 2019!
