Bali United mulai melakukan pengurangan pemain untuk menyambut kompetisi musim 2021. Satu nama resmi dilepas juara bertahan Liga 1 tersebut, yakni striker asal Bojonegoro, Hanis Sagara.
Lahir pada 1999, Sagara pernah menjadi bagian dari timnas Indonesia U-19 ketika masih dilatih Indra Sjafri. Ia cukup menjadi perhatian kala itu, dan akhirnya dihadirkan oleh Bali United sejak 2017.
Kerja sama antara Bali United dan Sagara akhirnya harus selesai jelang dimulainya turnamen pramusim Piala Menpora 2021. Bali United berharap Sagara bisa menemukan kesuksesan di tempat lain.
"Kami berterima kasih sebesar-besarnya atas dedikasi Hanis Sagara bersama Bali United," ujar Yabes Tanuri sebagai CEO Bali United, dilansir dari laman resmi klub, Kamis, 18 Maret.
"Dia adalah salah satu pemain muda paling potensial di Indonesia. Semoga dia semakin berkembang, dan terus mengharumkan nama bangsa," sambung Yabes menambahkan.
Ketika itu, Sagara didatangkan Bali United bersama dengan jebolan timnas U-19 lainnya, Feby Eka Putra. Namun Feby sudah berpisah lebih awal dengan Bali United, dengan gabung Persija Jakarta.
Abi Yazid / GoalSagara bukan tanpa jejak selama membela Serdadu Tridatu, pada 2018 dirinya pernah mencatatkan gol untuk Bali United pada pentas Liga Champions Asia, ketika Bali United mengalahkan Tampines Rovers, 3-1.
Setahun kemudian jelang persiapan Liga 1 2019, Sagara harus menepi usai dalam latihan uji coba menghadapi tim asal Timor Leste, Boavista FC karena cedera yang cukup parah, yakni pada area lutut.
Cedera itu membuat Sagara harus menjalani masa pemulihan selepas naik meja operasi, hingga dirinya absen delapan bulan. Namun, pada awal tahun 2020 Sagara mampu bangkit dan mulai mencari ketajamannya.
Pelatih Bali United, Stefano Cugurra 'Teco', sempat memberikan kesempatan untuk Sagara pada laga uji coba melawan Persela Lamongan, di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Momen itu menjadi comeback untuk Sagara usai lepas dari cedera.
PSMS Medan akhirnya menghampiri Bali United untuk meminjam Sagara pada 2020, namun sayangnya Sagara yang diharapkan bisa kembali menemukan sentuhannya tahun lalu malah harus bersabar, karena kompetisi tahun lalu dihentikan.
Dengan ini, Bali United masih punya stok di deretan striker yang juga punya potensi. Ada nama Irfan Jauhari, yang belakangan merekah karena rajin jadi langganan timnas Indonesia di bawah arahan pelatih Shin Tae-yong.
Goal

