Irfan JauhariPSSI

Bali United Lepas Penyerang Timnas Indonesia Ke Persis Solo

Persis Solo kembali kedatangan pemain baru untuk Liga 2 musim ini. Kali ini Laskar Sambernyawa, mendaratkan penyerang muda Bali United Irfan Jauhari.

Akan tetapi, status Irfan di Persis bukan pemain tetap. Hal tersebut karena Bali United cuma meminjamkan pesepakbola berusia 20 tahun ini.

Keputusan Bali United meminjamkan Irfan, untuk kebaikan kariernya. Kesempatan bermain pesepakbola asal Ngawi tersebut lebih banyak di Persis.

"Kami yakin ini akan menjadi kesempatan bagus bagi Irfan untuk berkembang lebih baik lagi. Apalagi, kami tahu komitmen Persis Solo untuk membangun tim yang mumpuni bukan main-main," kata CEO Bali United Yabes Tanuri, dikutip laman resmi klub.

"Semoga Irfan Jauhari bisa cepat beradaptasi dengan tim barunya, berkontribusi positif di Persis Solo, dan kembali bersama skuad Serdadu Tridatu sebagai Irfan yang lebih kuat lagi," Yabes menambahkan.

Masuknya Irfan, membuat aroma Bali United semakin terasa di Persis. Sebelumnya, sudah ada deretan mantan tim pelatih Serdadu Tridatu seperti Eko Purdjianto, Roni Azani dan juga Eddy Harto.

Irfan Jauhari - Timnas Indonesia U-19Goal Indonesia

Selain itu, ada juga mantan bek Bali United Agus Nova, yang direkrut Persis. Pemain asal Tabanan tersebut sudah bergabung dengan klub yang bermarkas di Stadion Manahan, pada awal April lalu.

Kehadiran Irfan juga membuat lini depan Persis makin garang. Kesebelasan yang kini dimiliki anak Presiden Joko Widodo tersebut sebelumnya sudah merekrut Assanur Rijal, Marinus Wanewar, serta Alberto Goncalves.

Irfan merupakan pemain kesayangan manajer pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong. Setiap kali ada pemusatan latihan (TC), di timnas Indonesia U-19 ia selalu mendapat panggilan.

Terbaru, Irfan diajak pada TC timnas Indonesia yang digelar di Jakarta. Agenda tersebut bakal dilangsungkan pada 1 sampai dengan 10 Mei mendatang.

Tujuan dari TC ini untuk menghadapi pertandingan sisa Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. Ada tiga pertandingan yang menanti skuad Merah Putih.

Thailand jadi lawan pertama yang dihadapi pada 3 Juni, empat hari kemudian timnas Indonesia bersua Vietnam, dan terakhir Uni Emirat Arab (UEA) 11 Juni. AFC memutuskan seluruh laga itu digelar di UEA, karena belum berakhirnya virus corona.

Iklan
0