Bali United harus kehilangan bek senior Gunawan Dwi Cahyo selama setengah tahun. Ia terpaksa menepi untuk memulihkan kondisinya usai operasi cedera lutut kanan.
Gunawan, merasakan ada yang tidak beres di lututnya usai Piala Menpora 2021. Ia pun direkomendasikan melakukan Magnetic Resonance Imaging (MRI), untuk melihat seberapa cederanya.
"Tetapi kemudian ada latihan penguatan dengan fisioterapi. Setelah penguatan otot tidak terasa sakit lagi. Baru dua pekan terakhir ini setelah latihan ada yang mengganjal," kata Gunawan.
"Kata dokter enam bulan dan bisa lebih cepat tergantung kondisinya. Mohon doanya Semeton dan pecinta sepak bola Indonesia agar saya bisa kembali merumput," Gunawan menambahkan.
Meski begitu, Gunawan berjanji bakal berusaha keras mengembalikan kondisi setelah sembuh dari cedera. Ia ingin membantu Bali United mendapat hasil maksimal dalam setiap laga di musim ini.
"Saya bisa menampilkan performa terbaik lagi, dengan kondisi yang lebih bagus dari sebelumnya," ucap mantan pemain Persija Jakarta tersebut.
Sejak beberapa hari lalu, Bali United sudah menghentikan aktivitas latihan bersama. Seluruh pemain diperintahkan berlatih dari kediaman masing-masing untuk menjaga kondisinya.
Alvino HanafiKeputusan tersebut diambil karena Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Pemerintah pusat mengambil kebijakan tersebut untuk menekan laju virus corona di Tanah Air.
Tim pelatih memberikan program yang wajib dijalankan seluruh pemain. Langkah tersebut diambil supaya pasukan Serdadu Tridatu, tidak mengalami penurunan kondisi drastis saat kembali berkumpul.
Sampai sekarang, nasib Liga 1 2021/22 belum jelas. PT Liga Indonesia Baru (LIB), berencana memulainya akhir Agustus mendatang, setelah ditunda pada 9 Juli 2021.
Hanya saja, rencana PT LIB belum tentu terealisasi. Hal tersebut tergantung dengan keadaan kasus virus corona di Indonesia masih tinggi atau sudah melandai.
Bali United bukan satu-satunya klub yang menggelar latihan mandiri. Sejumlah kontestan lainnya seperti Persib Bandung, Persija Jakarta, PSS Sleman, juga mengambil sikap serupa.


