Manajemen Bali United kembali mengumumkan pemain yang dipastikan tidak bersama Serdadu Tridatu pada musim 2023/24. Kali ini, giliran bek veteran Leonard Tupamahu dan striker Lerby Eliandry yang tak diperpanjang kontraknya.
Leo didatangkan dari Borneo FC ke Bali United pada musim 2019, sedangkan Lerby menyusul satu tahun kemudian. Selama berada di Pulau Dewata, Leo sudah tampil di 65 pertandingan Bali United, empat di antaranya di kompetisi Asia.
Pada musim 2022/23, Leo tidak mendapat banyak kesempatan bermain, karena hanya diturunkan di tujuh laga. Palang pintu berusia 39 tahun yang telah menyumbangkan dua gol itu turut membantu Bali United mengangkat trofi Liga 1 dua kali, yakni pada musim 2019 dan 2021/22.
“Kami mengucapkan rasa terima kasih atas dedikasi, perjuangan, dan kerja keras untuk Bali United. Dia (Leo) juga turut membantu Bali United memiliki prestasi yang bagus,” ungkap pelatih Stefano Cugurra dikutip laman resmi klub.
“Dia salah satu pemain belakang yang bisa menjadi contoh untuk pemain lain. Mudah-mudahan dia nanti sudah punya klub baru yang bagus untuk menyongsong musim kompetisi mendatang.”
Sedangkan Lerby yang sudah memperkuat Bali United selama tiga tahun, tampil di 42 laga di seluruh kompetisi, dan mencetak enam gol. Jumlah itu masih di bawah torehannya di musim terakhir bersama Borneo FC.
Persis SoloBeltrame dan Ferdinand dilepas Persis
Sementara itu, cedera parah menjadi pertimbangan Persis tidak mempertahankan Fabiano Beltrame. Bek berusia 40 tahun tersebut harus beristirahat sedikitnya selama 12 bulan setelah dibekap cedera pada Januari lalu.
“Terima kasih keluarga Persis Solo untuk dua tahun yang luar biasa. Kalian akan selalu di hati saya, dan sampai jumpa di lain waktu,” kata pemain naturalisasi asal Brasil itu dikutip laman operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB).
Selain Beltrame, pemain lain yang dilepas Persis adalah ujung tombak Ferdinand Sinaga. Gol Ferdinand di laga pamungkas melawan Persik Kediri untuk memastikan kemenangan tipis 1-0 menjadi perpisahan manis.
“Terima kasih sebelumnya, gol ini campur tangan dari Tuhan. Laga lawan Persik adalah pertandingan terakhir Persis juga pertandingan terakhir buat saya di Persis Solo,” ucap Ferdinand.




