Di saat para penggemar Barcelona menanti-nanti gambaran awal tim baru sebagai persiapan menghadapi musim mendatang, bintang muda Alejandro Balde tampil dengan pernyataan tegas yang mengembalikan kepercayaan dan harapan bagi para suporter Blaugrana, seraya menegaskan bahwa transfer baru tim akan menjadi titik balik yang sesungguhnya.
Bek kiri asal Spanyol berusia 22 tahun tersebut, yang saat ini menjalani program latihan khusus terpisah dari grup dalam periode pramusim, menjadi tamu di kanal YouTube resmi Barcelona dalam sesi tanya jawab yang blak-blakan, di mana ia tak ragu mengungkapkan kekagumannya yang besar terhadap pendatang baru Karim Adeyemi.
Balde berkata dengan penuh percaya diri: "Belum lama ia bergabung dengan kami, tetapi saya sudah banyak berbicara dengannya selama waktu yang singkat ini. Saya rasa kami telah membangun hubungan yang baik, ia tampak sebagai sosok yang tenang, dan ia akan sangat berguna bagi kami sepanjang musim, saya yakin ia akan melakukannya, ia sangat cepat, saya sudah mengenalnya sejak beberapa waktu, dan saya kagum dengan kecepatannya."
Pernyataan Balde tidak sebatas memuji rekan barunya, ia juga mengungkap ambisi pribadinya untuk musim baru, seraya berkata: "Secara individu, saya ingin terus berkembang dan belajar. Saya pemain muda dan saya punya ruang yang luas untuk meningkat."
Balde melanjutkan: "Inilah tujuan-tujuan utama saya. Adapun di level tim, saya ingin melanjutkan jalan yang kami tempuh ini, bahkan meningkatkannya, dan jika kami meraih lebih banyak gelar, itu akan jauh lebih baik."
Bek yang tengah bersinar itu turut menyinggung suasana di dalam ruang ganti Barcelona, memuji pemain Brasil Raphinha dan kemampuannya merangkul para pemain muda, sebelum mengungkap lingkaran sahabat dekatnya dengan berkata: "Sahabat terdekat saya di ruang ganti adalah Casadó, Lamine, Héctor, Gavi, Ronald, dan Araújo. Saya tidak ingin melewatkan seorang pun."
Ketika ditanya tentang pertandingan terindah dalam kariernya, Balde tak ragu memilih sebuah El Clasico yang tak terlupakan, seraya menjelaskan: "El Clasico bersama Xavi, ketika Kessié mencetak gol. Kami menang di menit terakhir, dan saya berhasil menjadi pengumpan bagi gol Kessié." Ia juga memilih golnya di final Piala Super melawan Real Madrid sebagai gol terbaiknya dengan kostum Barcelona.
Balde menutup perbincangannya dengan pernyataan mengejutkan tentang idolanya, seraya berkata: "Idola saya di masa kecil selalu Samuel Eto'o," lalu menambahkan: "Adapun sebagai bek kiri, idola saya adalah Jordi Alba, yang saya anggap sebagai bek kiri terbaik dalam sejarah Barcelona."


