Erick Thohir - Ketua PSSI & Zainudin Amali - Wakil Ketua PSSIAlvino Hanafi

Bahas Konflik Timnas Indonesia U-20 & Klub, Zainudin Amali Ganti Jaket Jadi Menpora

Ketua umum PSSI Erick Thohir menyatakan bakal melakukan pertemuan dengan menteri pemuda dan olahraga (Menpora) Zainudin Amali untuk membicarakan persiapan timnas Indonesia U-20 menghadapi Piala Asia U-20 2023.

Pertemuan itu dilakukan setelah adanya konflik antara pelatih timnas U-20 Shin Tae-yong dan klub, terutama Persija Jakarta, terkait pemanggilan pemain. Tae-yong sempat mengeluhkan tidak hadirnya sejumlah pemain untuk persiapan menghadapi Piala Asia U-20, karena belum dilepas klub.

Bahkan Tae-yong dan pelatih Persija sempat perang argumentasi melalui media tentang masalah ini. Eto, sapaan Erick Thohir tidak ingin permasalahan ini terjadi lagi ketika timnas U-20 melakukan persiapan menghadapi Piala Dunia U-20.

Eto mengungkapkan, PSSI akan membahas masalah ini pada awal pekan depan. Amali yang berstatus wakil ketua umum PSSI dalam pertemuan nanti akan menjalani tugasnya sebagai Menpora.

“Saya rasa konteks persiapan timnas U-20 yang mungkin tinggal 93 hari lagi menjadi sangat prioritas. Karena itu, insya Allah Senin atau Selasa Pak Zainudin Amali akan berganti jaket sebagai Menpora mengundang kami (PSSI) untuk khusus membicarakan timnas U-20,” tutur Eto.

“Kenapa mengenai isu pemain tetap kami dorong? Saya rasa Pak Zainudin dan saya sudah menelepon beberapa klub dan pemiliknya untuk bisa komitmen, bahwa ini Merah Putih. Merah putih harus menjadi prioritas.”

Di lain sisi, Eto mengakui situasi yang dihadapi ini memang tidak mudah. Eto menyatakan, PSSI tidak menginginkan kualitas kompetisi Liga 1 menurun akibat banyak pemain dipanggil ke tim nasional.

“Kita tidak mungkin menciptakan yang namanya timnas yang baik kalau liga kita pun dihitung sebagai salah satu yang terbawah di Asia Tenggara,” ujar pria yang juga menjabat sebagai menteri badan usaha milik negara (BUMN) tersebut.

“Nah ini yang harus kita perbaiki supaya ada kesinambungan antara pembinaan, liga profesional, dan tim nasional. Ini yang akan kita dorong. Isu [pelepasan] pemain akan coba kita tuntaskan, bagaimana ada keterbukaan hati dari para pemilik klub itu sendiri.”

Iklan
0